Jan 26, 2020

Yang Ditunggu Kini Hadir, Baran Energy Siapkan EBT Sama dengan Rp. 1

Beberapa teman dan tetanggaku terkadang mengeluhkan kan tarif listrik yang cukup tinggi, apalagi setiap tahunnya dipastikan tarif listrik selalu naik. Di awal Januari 2020 sempat akan dinaikan tapi masih dipertimbangkan, meskipun masih dalam pertimbangan, sepertinya pasti dan akan dinaikan, entah kapan, tapi pasti. Karena yang sudah-sudah pun begitu. Begitulah yang jadi keresahan kita sebagai warga Indonesia akan tarif listrik yang tiap tahunnya naik.

Namun, kini kita engga perlu khawatir lagi lho bre, karena kita sudah bisa menikmati produk Baran Energy yang memanfaatkan sinar matahari untuk kebutuhan listrik kita.

Akhir tahun lalu aku sempat membahas mengenai hal yang satu ini. Dan kini akan kembali membahasnya, namun kali ini bahasnya bukan dari sisi si pembuatnya, melainkan dari wujud asli yang dibuat oleh Baran Energy.

Seperti apa sih wujud aslinya Baran Energy?


Para netizen pernah beropini akan kehadiran Baran Energy yang katanya penipuan, produknya enggak ada, namun nyatanya Victor Wirawan menjawab opini netizen dengan membuktikan dan memperlihatkannya mengenai bentuk asli produk Baran Energy.

Akupun sudah menyaksikan kebenarannya, karena salah satu PowerWall sudah terpasang apik di dinding rumah yang ada di The Leaf Boutique Resort, Ciawi - Bogor.


Ya, minggu lalu aku diboyong untuk menyaksikannya, kebutuhan listrik di rumah ini sudah full menggunakan energi terbarukan yakni Solar Panel yang dipasang di atap rumah dan energinya disalurkan ke Powerwall yang menempel di dinding rumah, meskipun tetap menempel sambungan PLN hanya untuk backup saja jika memang seharian full matahari tidak menampakkan sinarnya.

Menjelang sore, gerimis datang, sinar matahari pun tiada, lalu Victor Wirawan timnya menunjukan kepada kami untuk Tes PowerWall. Victor menunjukan monitor yang terpasang dengan angka 0kW dan daya tersimpan pada PowerWall 95%, kemudian ketika lampu dinyalakan, angka yang tadinya 0 kW berubah hingga menyalakan kolam renang, AC beserta peralatan lainnya yang harus hidup dan total keseluruhan ada di angka 2.2 kW. Sudah terbukti nyatanya PowerWall membuktikan kebenarannya, lampu menyala dengan sempurna tanpa adanya hambatan.


Jadi perhitungan mudahnya jika kapasitas 100% nya PowerWall 8 kW lalu kebutuhan satu rumah misalnya 2.2 kW, untuk mencapai 8 kW maka tinggal 8 kW dibagi 2.2 kW 3.6, jadi kekuatan PowerWall dapat menghidupi rumah selama 3,6 jam dengan catatan sinar matahari tidak hadir lagi, tapi jika sinar matahari terus menyala yaa pastinya akan lebih lama lagi rumah terus terang, apalagi kalau digunakan sesuai peruntukannya.

Nah begitulah perhitungan dari daya yang dipakai di rumah dengan energi pada PowerWall.

Ehh iya, bagi kamu yang belum tahu itu Baran Energy, aku jelasin sedikit ya.

Apa itu Baran Energy?

Baran merupakan Baby Unicorn Indonesia yng memberikan pengalaman baru dalam menggunakan EBT (Energi Baru Terbarukan) yang tidak ada sebelumnya dan dapat menghemat penggunaan listrik hingga 4x lebih murah.

Baran Energy dengan Baran Ecosystemnya menawarkan beberapa produk yakni Baran power untuk rumah atau perkantoran pribadi seperti Powerwall, Baran EV untuk Industri dan Baran Community yang diperuntukan pada kawasan property.

Saat ini Baran Energy mengembangkan energy system didalamnya terdiri dari modul-modul cell battery lithium. Salah satunya terdapat PowerWall dengan kapasitas mencapai 8 kWh. PowerWall ini memiliki bentuk seperti powerbank besar dengan ukuran 60*20*100cm seukuran televisi 32" berwarna putih yang terlihat cantik nan elegan sehingga pemasangan dapat di rumah, perkantoran, dengan menempelkannya ada dinding.

Spesifikasi Baran Energy PowerWall

• Max Capacity 8, 8 kWh
• Dimension p 60 x 20 x 100 cm
• Lithium Ion based battery cell (4000 cycle)
• Modular BMS (Battery Management System)
• Active cooling designed for tropical climate
• Full stack safety system (Short detection, inertia sensors, etc)
• Built in IOT system

Baran PowerWall juga dilengkapi dengan beberapa system instalasi yaitu Solar Panel, Solar Inverter dan Baterai Inverter.

Untuk harga dari Baran PowerWall yakni sekitar seratus jutaan dengan spesifikasi yang berbeda, untuk Baran Pakage Premium Rp. 234.000.000 sedangkan Baran Pakage Ekonomis Rp. 149.000.000 pastikan memilikinya dengan sesuaikan akam kebutuhan daya yang ada di rumah kita.

Nah, di atas telah dikatakan bahwa dengan penggunaan Baran PowerWall maka kita dapat menghemat penggunaan listrik 4x lebih murah dari tarif listrik yang kita gunakan, maksdunya seperti apa?

Penghitungannya seperti ini:
Biaya listrik + inflasi 20 tahun dibagi 4 =  range harga
Biaya listrik /bulan: Rp 900.000,
Biaya listrik/tahun: Rp 10.800.000
Biaya listrik 20 tahun: Rp 216.000.000
Biaya listrik 20 tahun + inflasi: Rp 1.006.766.743.

Dari yang kita hitung ini, didapat biaya listrik kita selama 20 tahun yakni Rp 1.006.766.743. Sementara harga Baran Package yang premium saja Rp 234.000.000, ini berarti 4x lebih murah dari biaya listrik yang kita keluarkan. Itu kalau dibandingkan dengan paket premium, belum lagi kalau dibandingkan dengan paket ekonomis (accelerate) yang  jauh lebih hemat, bahkan dengan kata lain listrik gratis kalau  tidak bisa di sebut Rp1.

Gimana? Mulai menarik kan, ya tentu. Malahan Masyarakat Indonesia dan pengembang property pun tertarik akan hadirnya PowerWall dari Baran Energy, dan saat ini Baran memproduksi PowerWall sesuai pesanan yang ada namun kedepannya Baran akan memproduksi PowerWall mulai dari 20 hingga 40 unit perharinya.


Tidak hanya itu, Victor Wirawan pun mengatakan bahwa peminat di kalangan Industri sudah ada dan pastinya Baran sudah menyiapkan Baran EV dengan produknya Baran PowerPack berkapasitas 96 kWh serta PowerCube dengan kapasitas 1 MW.

Dan lagi kedepannya pula Baran Property siap hadir, menyiapkan property untuk masyarakat urban yang sudah dilengkapi dengan Baran PowerWall.

Lalu, apa kamu juga ingin punya Powerwall yang satu ini supaya engga perlu khawatir lagi akan kenaikan tarif listrik yang tiap tahunnya selalu naik?

Kalau ingin memiliki PowerWall atau ingin mengetahui informasi lebih lengkapnya bisa cek web dan sosial media Baran Energy di bawah ini.
http://instagram.com/baranenergy
http://instagram.com/victorwirawan
http://baran-energy.com

Share:

Jan 18, 2020

Cerdas Antisipasi Penyakit Kritis untuk Hidup Bebas Khawatir

Senangnya hatiku bisa lompat dengan bebas, bagaimana dengan kamu? Bisa juga lompat dengan bebas tanpa bergikir banyak hal? Ya harusnya bisa juga. Tapi apa kabar kalau kita terserang Penyakit Kritis? Mudah-mudahan jauh dari kita apalagi kalau kita sudah menyiapkannya untuk mencegah terjadinya penyakit kritis.


Penyakit Kritis dan Bahaya Minuman Kekinian

Penyakit kritis semakin hari semakin bejibun, hingga ada penyakit-penyakit baru yang unik dan butuh diagnosis lebih lama, sampai-sampai ada juga penyakit yang belum ada obatnya, hmm.


Seperti informasi yang aku tahu dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Laurentius Aswin Pramono SpPD MEpid, ia mengatakan bahwa  Secara global, Badan Kesehatan Dunia/ World Health Organization (WHO) mengkategorikan permasalahan kesehatan mencapai 68.000 jenis. Sebanyak 6.172 jenis merupakan penyakit langka.

Indonesia pun tak lepas dari bahaya kesehatan tersebut dan kita harus terus siaga terhadap kemunculan penyakit-penyakit baru.

Adapun sederet masalah kesehatan di Indonesia yang masuk dalam kategori penyakit kritis seperti stroke, jantung koroner, diabetes melitus, influenza dan pneumonia, tuberkulosis, penyakit paru-paru hingga gangguan hati.

Nah, kebanyakan dari kita berfikir bahwa penyakit-penyakit di atas biasanya menyerang masyarakat berumur misalnya 50 tahun keatas. Namun kenyataannya anak muda ataupun masayarakat mulai umur 18 tahun juga bisa mengalaminya.

Apalagi gaya hidup anak millenial kini yang cukup amburadul seperti konsumsi makanan atau minumn kekinian yang kalau dikonsumsi berlebihan bisa berdampak negatif untuk kesehatan dan bisa juga sampai mengalami penyakit kritis.

Sebagai contoh minuman yang lagi hits sekarang ini yakni minuman Boba. Dua minggu lalu kalau engga salah, aku coba membeli minuman kekinian ini, karena kata salah satu temanku boba yang aku beli merupakan minuman boba terenak dibanding yang lainnya, lalu kami berlima beli barengan dan meminumnya dengan santai, memang benar aku mengiyakan bahwa minuman boba yang aku minum beda banget, tapi setelah habis, kami berlima merasakan hal yang sama yaitu ngantuk, cukup aneh memang, tapi begitu kenyataannya. Lalu, gimana selnjutnya, entahlah.

Namun, sejak saat itu aku tidak berani lagi untuk konsumsi minuman boba.
Lalu akupun dapat info yang dilansir oleh detikhealth.com. Bahwa ternyata secangkir minuman boba bisa mengandung sekitar 18 sampai 20 sendok teh gula. Padahal, konsumsi gula yang dianjurkan per hari maksimal adalah 4 sendok makan.

Nah, jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman boba dan kopi kekinian dapat berisiko diabetes dan obesitas. Dan perlu kita tahu bahwa diabetes melitus merupakan ibu dari segala penyakit juga bisa meningkatkan risiko stroke dan jantung.

Serem juga ya.

Cara Cerdas Antisipasi Penyakit Kritis


Nah, dengan itu, untuk mencegah serta mengantisipasi pengakit kritis pada diri kita, maka ada hal yang harus kita lakukan, yakni Investasi kesehatan.

Investasi kesehatan pada diri kita yang paling mudah yaitu melakukan gaya hidup sehat.
Berikut gaya hidup sehat yng harus dilakukan sebagai Investasi Kesehatan.

1. Jaga Pola Makan
Mengubah pola makan dengan meningkatkan konsumsi serat seperti daging, ikan, buah dan sayur serta batasi asupan gula, garam dan minyak. Boleh konsumsi minuman dan makanan kekinian, tapi sesekali saja.

2. Istirahat yang cukup
Hindari bergadang dan maksimalkan waktu tidur supaya ada waktu untuk regenerasi sel-sel di dalam tubuh supaya penyakot tidak gampang menyerang. Lakukan tidur minimal 7-8 jam setiap malam supaya tubuh tetap segar dan bugar.

3. Olahraga
Hal ini menjadi dangat penting, meskipun kesibukan merajalela, olahraga tetap harus dilakukan, karena olahraga rutin bisa membantu terhindar dari penyakit. Bisa dengan olahraga ringan misalnya jalan santai, lari pagi, yoga atupun renang di akhir pekan.

4. Hindari kebiasaan buruk
Banyak kebiasaan buruk yang kita lakukan bisa jadi penyebab terjadinya penyakit kritis, seperti merokok, minum alkohol dsb. Jadi mari hindari kebiasaan buruk tersebut.

Selain gaya hidup sehat, investasi kesehatan lainnya yakni memiliki asuransi kesehatan salah satunya produk inovasi baru dari Prudential yakni PRUTotal Critical Protection dan PRUTotal Critical Protection Syariah yang memiliki pilihan manfaat komplit dan mantaat penting untuk mengcover kebutuhan biaya perawatan kesehatan penyakit kritis.

PRUTop dan PRUTop Syariah menjwab kebutuhan masyarakat dan nasabah Prudential akan penyakit kritis.

Kenapa harus memiliki asuransi PRUTop? Karena penyakit akan menyerang siapapun dan kapanpun tak memandang usia bahkan penyakit kritis seklipun. Lalu ketika terkena penyakit kritis siap-siap saja dengan biaya yang harus dikeluarkan sebagai pengobatan.

Dengan adanya PRUTop dan PRUTop Syariah, kita bisa bebas khawatir karena produk asuransi ini bisa mencover perlindungan kritis yang berfokus pada  perawatan, tindakan serta ketidakmampuan yang terjadi pada penderita.
Share:

Dec 14, 2019

Belum Sah Ke Bogor Kalau Belum ke Indigo Cafe Bogor

Belum Sah Ke Bogor Kalau Belum ke Indigo Cafe. Kota Bogor sepertinya patut dinobatkan sebagai Kota Kuliner yang setiap makanannya mempunyai cita rasa lezat dan cocok untuk semua lidah masyarakat Indonesia, yaa terkesan lebay sih tapi memang begitu, toh aku merasakan setiap makanannya enak-enak dan buat kamu pecinta kuliner yaa kamu harus Ke Bogor pun wajib ke Indigo Cafe, rasanya belum sah ke Bogor kalau belum ke Indigo Cafe.

Grill salmon indigo cafe bogor

Apalagi aku sebagai manusia pecandu makan dan bodo amat makanan apapun tersaji yang penting enak dan halal pastinya dilahap, (ehh iya yang penting bukan dari kambing dan semacamnya) karena pernah punya trauma (tidak bisa dijelaskan di sini, next kalau kita bertemu langsung, aku jelasin ya hehe).

Lalu entah ini anugrah atau penyakitan mudah-mudahan anugrah sih karena sebanyak apapun yang aku makan, bodo amat sama berat badan toh ga berpengaruh. Yup, dari SMA sampai saat ini berat badanku 50 terkadang 51 tapi makannya banyak terus (kamu mau juga kan? Engga ada tips ya 🙈).

Skip

Indigo Café Bogor

Nah, kan di atas aku sebut tuh ya bahwa belum sah ke Bogor kalau belum ke Indigo Café. Memang benar begitu, karena berbagai hidangan yang tersaji di Indigo Café memiliki citarasa yang wajib dicoba, selain makanan yang lezat, suasana dan tempatnya pun cukup asik lho bre.

Tenang, fasilitas di Indigo Café juga cukup lengkap, ada parkiran, toilet, mushola pun private room tersedia. Ehh iya, ada juga live music yang hadir setiap hari Sabtu.



Minggu lalu aku ke Indigo Café juga lho bre, kebetulan pas banget dengan moment 1th Anniversary Indigo Café, jadi dapet diskon pula lah akutuh. Yap, ternyata dari tanggal 9-15 Desember ada diskon 20% lho bre. Tapi buat kamu yang ke Indigo Café di luar tanggal itu juga pasti ada kejutan lain selain diskon, mau tau? Makanya ke Indigo Café dulu.



Indigo Cafe hadir di Jl. Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Bogor Utara - Bogor. Memiliki nuansa yang asik dengan hidangan yang menarik dan rasa setiap sajian cukup otentik menjadi daya tarik dari para pengunjungnya.

Indigo yang tertulis sebagai nama tempat ini menjadi hal yang juga bisa diperbincangkan karena pengambilan namanya bukan karena pemiliknya pun bukan pula karyawannya yang Indigo apalagi pengunjungnya, karena Indigo di sini merupakan sebuah warna tertua di dunia yang hadir sejak 10 tahun sebelum masehi dan masih digunakan saat ini.

"Itu sih arti sebenarnya dari Indigo, dan pengambilan nama pun sebenarnya memang karena belum ada yang memakainya" celoteh Bapak Nurdin sebagai owner Indigo Café.

Ehh iya, untuk menu makanan yang disediakan oleh Indigo Café sebenarnya tidak ada menu makanan daerah, sangat disayangkan sih memang, apalagi orang luar Bogor yang berkunjung ke Bogor pastinya ingin pula menikmati makanan khas Bogor di satu tempat. Tapi meskipun begitu, menu makanan yang disediakan pastinya wajib dicoba dan dirasakan, karena rasanya menurutku cocok untuk lidahku yang kesunda-sundaan, entah bagi kamu ya.

Iga Bakar, Roasted Chicken Sambal Matah, dan Leci Yakult Ice Choco Latte. 
Indigo Cofee Cube

Selain menu masakan berat seperti Salmon Steak with Orange Sauce, Roasted Chicken Sambal Matah, Iga Bakar dan lainnya, pun makanan ringan juga menu Coffee yang sangat cocok untuk kamu yang ingin nongkrong, ngumpul sambil arisan, ngegibah (berfaedah), ataupun sendirian tak masalah (siapa tahu pulang dari tempat ini ehh dapat kenalan) rezeki itu mah, terus balik lagi ke Indigo Café barengan sama kenalan barunya eaaak.



Jadi, kapan kamu akan ke Indigo CafĂ©, berkabar saja ya bre kalau kamu hendak ke Bogor, nanti aku ajak kamu ke tempat nongkrong yang asik ini, terus jangan lupa, kamu yang bayar, ehh gimana 🙈.

Nah, untuk kamu yang mau kepoin setiap hidangan yang tersaji serta suasana Indigo Café seperti apa, kamu bisa kepoin akun instagramnya @indigocafebogor

Cheriooo
Share:

Dec 9, 2019

5 Destinasi Bali Baru Segera Siap di Jelajahi Akhir Tahun 2020

5 Destinasi Bali Baru Segera Siap di Jelajahi Akhir Tahun 2020. Kenapa disebut Bali Baru? Apakah namanya Bali juga, atau Banyak Tourist yang mengunjungi tempat ini juga, atau bagaimana?

5 Destinasi Bali Baru Prioritas

Maksudnya bukan karena namanya sama Bali, pun tidak berdekatan dengan Bali melainkan pesona alam dan suasanya cukup bagus dan wajib di eksplore seperti Bali.

Orang luar Indonesia kan kebanyakan mengenal Indonesia itu Bali, padahal Indonesia bukan sekedar Bali, pun keindahan Indonesia bukan hanya saja di Bali, melainkan banyak destinasi lain yang wajib dikunjungi pun pesonanya tak kalah menarik dengan Bali, makanya disebutlah Bali Baru.

Seperti itu? Kalau saya keliru bisa komentar di bawah, atau kalau malu bisa DM di Instagram @dicapriadi (sekalian promote) hehe

Sebelum menjawab apa 5 Destinasi Bali Baru, aku akan menjelaskan salah satunya yakni Danau Toba, kenapa? Karena Danau Toba cukup menarik untuk digibahkan, bukan sekedar suasana alamnya yang menarik namun sejarah yang panjang pun perlu kita ketahui lebih dalam.

Sejarah Geologi akan Terbentuknya Danau Toba

Menurut catatan sejarah geologi, letusan gunung paling dahsyat di muka Bumi dalam kurun waktu 2 juta tahun terjadi di Indonesia. Melansir Nasional Geographic oleh Laksmi Indra/Bayu Dwi Mardana, pada 74.000 tahun Gunung Toba mengamuk yang dampaknya cukup hebat.

Danau Toba - sumber: pinterest

Danau dengan panjang 100 kilometer, lebar 30 kilometer, memiliki kedalaman hingga 505 meter menjadikan Danau Toba sebagai danau kaldera terbesar di dunia. Berada di ketinggian 905 meter dari permukaan laut membuat udara di area Danau Toba sangat sejuk.

Keseluruhan sungai yang bermuara ke Danau Toba sebanyak 289 sungai. Dari angka itu, 57 diantaranya mengalirkan air secara tetap, dan sisanya merupakan sungai musiman. Sehingga danau toba dapat menyimpan cadangan air tawar sebagai bahan baku air minum. Outlet Danau Toba hanya satu, menuju Sungai Asahan yang telah dimanfaatkan menjadi pembangkit energi listrik.

Proses Terbentuknya Danau Toba

Kemudian pada proses pembentukannya,
Kaldera Toba terbentuk dari 4 kaldera yang terjadi susul menyusul selama 1,2 juta tahun terakhir. Erupsi/letusan pertama yang diketahui di Toba membentuk 35 kilometer Kaldera Haranggaol. Ini terjadi pada masa 1,2 juta tahun yang lalu. Tufa atau lapisan batuan yang terbentuk disepakati para ahli sebagai Haranggaol Dacite Tuff.

Kemudian sekitar 840.000 tahun yang lalu, Kaldera Porsea mengalami erupsi dengan memuntahkan 500 km kubik material erupsi. Inilah lapisan tufa tertua Toba atau disebut dengan Oldest Toba Tuff (OTT) yang berusia 840.000 tahun. Kemudian aktivitas erupsi terjadi lagi di bagian utara Toba sekitar 500.000 tahun yang lalu. Enam puluh kilometer kubik material erupsi dimuntahkan. Diduga erupsi ini berasal dari kaldera yang sama dengan yang menghasilkan tufa Haranggaol yang lebih tua. Para ahli sepakat untuk menamakannya dengan Middle Toba Tuff (MTT) yang berumur 500.000 tahun.

Dan akhirnya pada 74.000 tahun yang lalu, Toba mengalami erupsi raksasa dengan memuntahkan tufa yang lebih muda, Youngest Toba Tuff (YTT). Sekitar 2.800 kilometer kubik material erupsi dimuntahkan oleh gunung api Toba. Erupsi terakhir ini memacu keruntuhan struktur yang mengakibatkan amblasnya kubah di atas magma. Runtuhan inilah yang menciptakan kaldera raksasa yang kita lihat sebagai Danau Toba saat ini.

Untuk keindahannya, jujur aku belum pernah berjunjung ke tempat yang satu ini, karena waktu belum sempat, mungkin nanti jika ada waktu yang tepat dengan budget yang lebih dari cukup, aku kudu berkunjung ke Danau Toba, melihat jelas keindahannya dan bercengkrama lalu gibah berfaedah dengan penduduk setempat.

Akses menuju ke Danau Toba saat ini sedang dalam pembangunan seperti Dramaga dan akan rampung akhir tahun depan, sehingga dengan akses yang terkoneksi bisa membuat para tourist mancanegara pun pribumi dapat menikmati keindahan Danau Toba dengan mudah.

Selain Danau Toba, ke empat Destinasi Bali Baru yang diprioritaskan oleh pemerintah akan pembangunan dan pemenuhan transportasi yang terkoneksi yakni Likupang, Mandalika, Borobudur dan Labuan Bajo juga wajib dikunjungi bre.

Yang kini sudah bisa aku nikmati baru Borobudur yang aku tahu, karena dua bulan yang lalu aku hendak ke Borobudur dapat menikmati tranportasi yang cukup murah, dari Bandara ada Damri menuju langsung ke Borobudur dengan tarif Rp. 50.000.

Borobudur sebagai bali baru yang diprioritaskan
Borobudur Bali Baru Prioritas

Kemudian untuk destinasi lainnya dipastikan akan selesai dan dapat dinikmati di akhir tahun 2020. Transportasi yang disiapkan mulai dari Damri, Kapal Patroli dan angkutan lainnya yang terkoneksi supaya tourist mancanegara dan traveler Indonesia daat dengan mudah berkunjung ke Destinasi Bali Baru yang diprioritaskan.

Upaya pemerintah pun tidak hanya menambah transportasi untuk para traveler, melainkan juga kualitas serta keselamatnya.

Untuk Kapal Patroli yang dimiliki oleh Indonesia kini sebanyak 378 kapal yang nantinya dapat dioperasikan lebih produktif lagi.

Mari kita sebarkan informasi positif di dunia maya mengenai prasarana pun transportasi yang terkoneksi menuju destinasi 5 Bali Baru untuk meningkatkan perekonomian Indonesia serta sektor lainnya seperti Pariwisata Indonesia.

Share:

Nov 26, 2019

Wujudkan Penurunan Angka Stunting di Indonesia dengan Tingkatkan Sanitasi Aman

Wujudkan Penurunan Angka Stunting di Indonesia dengan  Tingkatkan Sanitasi Aman. Stunting bukanlah hal baru, kelainan akan tumbuh kembang dan otak anak ini menjadi permasalahan yang sampai ini masih terjadi. Penyebabnya bukan saja karena kurangnya asupan gizi dan nutrisi ada anak, Sanitasi yang buruk pun salah satu peyebabnya. Maka dari itu kita harus tingkatkan sanitasi aman mulai saat ini.

Sebenarnya aksi sanitasi di Indonesia sudah tercapai akan adanya toilet dan jamban, pada 2018 saja mencapai 74,5% termasuk 7% sanitasi aman. Namun pencapaian ini tidak dibarengi akan penurunan Stunting di Indonesia.


Nah, berarti ada yang salah dong?

Salah, bukan karena toiletnya melainkan pembuangan dari toilet itu sendiri, karena pada 2017 Kementrian Lingkungan Hidup menyatakan bahwa 75% sungai di Indonesia tercemar dan 60% polutan disumbangkan oleh air limbah domestik ke sumber air.

Bukan hanya itu, perilaku Buang Air Besar Sembarangan pun masih terjadi, bukan saja di kampung tapi juga di kota, bahkan 4% diantaranya dari masyarakat Jakarta.

Jadi benar dong bahwa untuk mengurangi angka Stunting di Indonesia yang diakibatkan oleh sanitasi yang buruk, dengan begitu jelas kita harus memulai sanitasi yang seharusnya, salah satunya dengan adanya toilet dilengkapi Septik Tank di rumah kita.

Melihat Langsung Wujud Sanitasi Aman pada Peringatan Hari Toilet Sedunia

Kebetulan minggu lalu narablog dan aku berkesempatan hadir dalam peringatan Hari Toilet Sedunia yang dilaksanakan di Comic Cafe Tebet - Jakarta. Acara yang diselenggarakn oleh USAID ini dihadiri pula pemerhari kesehatan salah satunya Dosen IPB juga masyarakat yang sadar akan sanitasi aman.

---



Kami mendapat kesempatan untuk melihat langsung pencapaian sanitasi aman yang didukung oleh USAID UWAIS kepada masyarakat RT 08 RW 10 Tebet Timur - Jakarta. Masyarakt di wilayah ini sudah cukup sadar akan sanitasi aman dengan dibuatnya Septik tank yang dibantu oleh USAID serta perusahaan swasta lainnya.

Enggak hanya itu, ada sebagian warga di area tersebut yang juga membuat Septik tank atas kesadaran sendiri tanpa bantuan dana dari pihak manapun dan diikuti warga lainnya juga ikut membuat septik tank akan kebersihan sanitasi ada diri dan keluarganya.


Bagi warga yang ingin membuat Septik tank di rumahnya, warga melakukan arisan septik tank juga iuran tambahan perbulan untuk perawatan septiktank, dimana jika akan dilakukan penyedotan tinja dari septiktank, mak warga bis menggunakan uang iuran. Lalu PD PAL sebagai perusahaan daerah yang mengelola masalah sanitasi ini menyedotnya kemudian diolah untuk dijadikan air layak pakai pun layak minum.

Warga Tebet Timur bergotong royong akan untuk meningkatnya sanitasi aman di areanya, meskipun area di depannya masih melakukan pembuangan tinja langsung ke kali yang mengakibatkan kali di area Tebet tercium bau.

Namun dengan langkah Sanitasi Aman yang dilakukan warga Tebet Timur yang dipimpin bapak RW pun menjadi langkah terbaik, dengan harap warga di kampung lainnya pun dapat mengikuti jejak ataupun langkah yang baik ini, supaya menurunnya tingkat Stunting di Indonesia dapat menurun.


Ketua RW Tebet Timur pun mengjak masyarakat untuk membuat tanaman Hydroponic di depan rumah masing-masing, juga mengajak masyarakat untuk rutin melakukan olah raga salah satunya lari pagi sampi bersepeda setiap hari minggu pagi.

Angkat Isu Sanitasi Aman


Isu sanitasi aman bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, bukan pula tanggung jawab UDAID pula, melainkan tanggung jawab kita semya sebagai warga Indonesia untuk mewujudkan tingkat turunnya stanting di Indonesia.

Mari kita angkat isu Sanitasi Aman bersama-sama dengan mengingatkan tetangga sebelah kita untuk tidak melakukan BABS (Buang Air Besar Sembarangan) serta membuat septiktang sesuai standarnya di dekat rumah kita.
Share: