DiCapriadi

Zona Gibah Berfaedah

Sep 20, 2018

SAVASA, Hunian Pintar Pertama dengan Teknologi ala Jepang di Bekasi

with 1 comment
Baru-baru ini, salah satu wilayah di Jakarta menjadi buah bibir netizen di media sosial, yaitu gaya bahasa orang Jakarta Selatan, mulai dari meme, pro dan kontra netizen belum berakhir, bahkan sampai ada diskusi mengenai tutur kata dan gaya bahasa orang JakSel. Dan menurutku gaya bahasa orang JakSel sah-sah saja sih.

Ngga jauh berbeda pada beberapa tahun lalu, aku lupa tahun berapa namun ada sebuah kota yang juga menjadi buah bibir netizen di media sosial dengan konteks yang berbeda. Yang menjadi obrolan menarik dan asik pada tahun itu mengenai kota Bekasi.

Ya, kala itu Bekasi menjadi buah bibir netizen dengan berbagai gambar dan meme yang mengolok-olokan juga ada yang membela akan kota Bekasi. Hal ini terjadi karena kota yang merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat ini posisinya dianggap jauh dari Jakarta begitupun insfrastruktur yang kurang memuaskan.

Eits itu dulu dan kini sepertinya Bekasi akan menjadi buah bibir juga nih, selain insfrastruktur yang terus dibangun, tidak lama lagi di Bekasi yang tepatnya di kawasan Deltamas Cikarang akan ada hunian yang sangat nyaman dengan teknologi pintar ala Jepang atas kerjasama anak usaha Sinarmas Land (PT Puradelta Lestari Tbk) dan perusahaan milik Rahmat Gobel (Panasonic Home Gobel Indonesia) yang tergabung dalam satu perusahaan yaitu PT PanaHome Deltamas Indonesia.

Sabtu (15/09), PT PanaHome Deltamas Indonesia menggelar Opening Ceremony Marketing Gallery SAVASA di Kawasan Deltamas Cikarang - Bekasi. Dihadiri oleh Kazuhiko Tanaka selaku Direktur PT PanaHome Deltamas Indonesia, Rahmat Gobel selaku pemilik Panasonic Home Gobel Indonesia, Hongky Jeffery Natung selaku Presiden Direktur PT Puradelta Lestari Tbk, Jajaran Direksi serta Media dan Narablog. Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan angklung dari SMK Industri Bekasi, Balong Takoma, nyanyian asik Hiroako Tako dan nyanyian merdu Icha Zahra.

SAVASA Deltamas, hunian moderen yang sangat nyaman dengan tagline "Smart Lifestyle" akan memberikan pengalaman memiliki hunian yang berbeda karena SAVASA memiliki konstruksi bangunan yang tahan terhadap gempa juga memiliki berbagai fasilitas yang akan membuat penghuninya merasa aman dan nyaman.

Kazuhiko Tanaka menyampaikan sambututannya dengan penuh optimis dalam membuat proyek SAVASA Deltamas dengan konsep rumah pintar ala Jepang yang bisa jadi hunian moderen dan diminati masyarakat Indonesia maupun masyarakat Jepang yang bekerja sekitar kawasan Industri Deltamas maupun di luar kawasan.

"Kami sangat optimis untuk mengembangkan teknologi Jepang dalam proyek SAVASA Deltamas yang akan hadir di Kawasan Deltamas Cikarang, karena kami mempunyai pengalaman selama 54 tahun telah membangun lebih dari 490.000 rumah di Jepang, kemudian kami pun telah menerapkan teknologi perumahan yang sama di Taiwan, Malaysia dan kini kami akan membuat hal yang sama dalam pembangunan yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan kelestarian dan keselamatan lingkungan juga menyediakan hunian berkualitas tinggi untuk masyarakat Indonesia demi hunian yang diinginkan masyarakat." jelas Mr. Tanaka.

SAVASA Deltamas dibangun di tempat yang cukup strategis di jantung kota yang dekat dengan pusat bisnis Kawasan Deltamas Cikarang, Bekasi, dekqt pula dengan stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung (Stasiun Karawang) dan Gerbang Tol Km 41 yang akan segera dibangung. Dalam pengembangannya, SAVASA Deltamas akan dibagi menjadi 3 tahap. Pada tahap pertama akan dibangun di area seluas 13 hektar yang terdiri dari 811 rumah dengan 33 ruko dan akan terbagi ke dalam 4 klaster: Asa, Niwa, Hana, dan Yuta.

"Target market proyek SAVASA Deltamas diutamakan untuk masyarakat Indonesia kelas menengah keatas, dikarenakan hunian yang dihadirkan oleh kami dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 900 jutaan per unitnya. Bukan hanya itu, sekita 3000 an ekspatriat Jepang juga bekerja di kawasan bisnis ini dan hal ini juga menjadi salah satu target kami" tambah Mr. Tanaka.

Perumahaan SAVASA Deltamas menghadirkan dua tipe rumah yaitu Tipe A dengan luas tanah 66 m2 dan luas bangunan 64 m2 yang didalamnya terdapat dua kamar tidur dengan harga Rp. 978 juta per unit, sedangkan Tipe B dengan luas tanah 84 m2 dan luas bangunan 82 m2 yang didalamnya terdapat tiga kamar tidur dibandrol dengan harga Rp. 1,2 miliar.

Mengusung tagline "Smart Lifestyle", perumahan SAVASA Deltamas memiliki banyak keunggulan yang menjadikan hunian moderen terbaik bagi para penghuninya. Keunggulannya melalui teknologi POWERTECH, SAVASA menciptakan hunian yang ringkas serta efisien, namun tetap memiliki konstruksi bangunan yang tahan terhadap gempa. Dengan teknologinya, SAVASA menerapkan empat konsep dasar dalam pengembangannya, melalui Smart Township, Smart Security, Smart Home dan Smart Community.
  1. Smart Township yang menjadikan hunian SAVASA sebagai kota pintar dimana adanya tangki air bawah tanah untuk menanggulangi banjir, solar farm untuk memasok kebutuhan listrik pada penerangan lampu LED di jalanan dan fasilitas umum.
  2. Smart Security yang menciptakan keamanan berlapis karena adanya kamera CCTV indoor dan outdoor, sensor infra merah, juga sistem kartu akses.
  3. Smart Home menjadikan SAVASA sebagai hunian pintar karena adanya berbagai fitur dengan teknologi Panasonic Home Network System yang dilengkapi dengan penyaringan udara serta pentilasi PURETECH yang bisa menyaring 97% debu, kotoran dan partikel berbahaya masuk ke dalam rumah, selain itu dalam rancangan bangunannya juga dengan sistem Cross Ventilation yang meningkatkan sirkulasi udara, membuat rumah menjadi sejuk dan sehat. 
  4. Smart Community, SAVASA sengaja menerapkan konsep ini, dengan tujuan untuk meningkatkan sisi sosial pada penghuninya dengan menghadirkan kegiatan berkebun dalam gerakan komunitas SAVASA Urban Farming.

Nah, dengan keunggulan yang dimiliki oleh SAVASA bisa menjadi pilihan kamu untuk memiliki hunian di SAVASA Deltamas, apalagi kamu bekerja di kawasan bisnis Deltamas pastinya bisa jadi pilihan tepat, iya kan. Dan sepertinya hunian SAVASA Deltamas bisa menjadi buah bibir netizen dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya.

Gimana? kamu kamu kan tinggal di hunian ini? 

Yuk nabung dari sekarang, atau kamu bisa langsung amankan hunian kamu di SAVASA Deltamas  dengan mengunjungi Marketing Gallery SAVASA, karena NUP hanya sebesar Rp. 5 juta untuk hunian yang mulai harga Rp. 978 juta.
Informasi selanjutnya bisa kepoin akun sosmed atau webnya bror.

Sep 8, 2018

Combi Run 2018 x IndoRunners Siap Ciptakan Generasi Muda Yang Sehat dan Berprestasi dengan Berlari

with 24 comments
Masyarakat Indonesia di era millenial kini sudah banyak yang tersadar dengan gaya hidup sehat, aktifitas olahraga khususnya lari yang menjadikan olahraga yang satu ini cukup mudah dan banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia karena semua orang bisa dengan mudah melakukan aktifitas olahraga yang satu ini. Dengan minat masyarakat akan olahraga lari, event lari pun tak pernah berhenti digelar. Berbagai penyelenggaraan event lari terus diadakan setiap tahunnya dengan peminat peserta lari yang terus meningkat, mulai dari anak-anak sampai dewasa selalu ada di setiap event lari seperti fun run hingga marathon. Ehh kalau marathon biasanya sih para runner yang sudah pro ikutan event kek gini dan kalau lari athletik sprint aku jagokan Lulu Muhammad Zohri. Lah kok ngobrolin Zohri, maklum euporia Asian Games 2018, meski Zohri ngga dapet medali di kategori athletik sprint tapi pada kategori Estafet, Indonesia bisa meraih medali berkat Zohri dan kawan-kawannya dan semua momen itu masih terasa nih hehe.

Lalu, kamu hei runner, apa sudah siap untuk ikut lomba lari lagi? ehh ngga hanya kepada para runner sih, tapi kamu yang bukan pelari tapi ingin coba merasakan euporia lari dan berharap menjadi Zohri di masa yang akan datang, aku mau sounding nih, ternyata tak lama lagi akan ada event lari pada bulan oktober yang diselenggarakan oleh Combiphar.

Yup, Setelah sukses dengan CombiRun tahun lalu, kini Combiphar yang merupakan perusahaan lokal consumer healthcare terdepan di Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan event lari lagi nih bror, event lari ini cukup terpercaya dan direkomendasikan oleh kalangan komunitas lari karena kamu akan merasakan kenyamanan dan keamanan saat berlari dalam event lari ini, sebut saja Combi Run 2018.

Kamis (6/9), press conference Combi Run 2018 dilaksanakan di Hard Rock CafĂ© - Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri oleh Michael Wanadi selaku Presiden Direktur Combiphar, Yasa Chatab selaku pendiri komunitas IndoRunners, Andreas Kansil selaku Race Director  Combi Run 2018, serta media dan bloger.

Combi Run 2018 yang akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2019 di QBIG BSD City telah memasuki penyelenggaraan yang keenam dan telah menyiapkan berbagai kategori, yaitu Half Marathon, 10K, 5K, Kids Dash dan Ediken 20K untuk para siswa-siswi SMA dan juga komunitas lari. Kamu mau amankan kategori mana bror? Kalau kamu ambil yang 10K, siap-siap aja pas lari ketemu aku terus aku sikut deh, ehh ngga ding, selow kita harus sportif ya bror.

Michael Wanadi menjelaskan bahwa pihaknya konsisten dalam menginspirasi masyarakat Indonesia untuk melakukan gaya hidup sehat dan aktif salah satunya melalui Combi Run 2018. Kegiatan ini juga merupakan suatu komitmen nyata Combiphar yaitu Championing a Healthy Tomorrow untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat. Wanadi juga meyakinkan bahwa event ini akan menstimulus generasi muda Indonesia dalam membudayakan gaya hidup sehat yang kompetitif melalui olahraga lari.

Event lari kali ini, Combiphar bekerjasama dengan komunitas IndoRunners yang merupakan sebuah komunitas olahraga lari independent terbesar di Indonesia.

Yasha Chatab selaku Founder IndoRunners mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi Combiphar yang konsisten dalam menyelenggarakan event lari tiap tahunnya. Visi IndoRunners yang mengajak masyarakat Indonesia hidup sehat juga sejalan dengan komitemen Combiphar yakni Championing a Healty Tomorrow untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat. Dengan jalinan kerjasama antara Combiphar dan IndoRunners, Yasha berharap dengan kerjasamanya dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menadopsi lari menjadi bagian hidup generasi Indonesia.

Ada yang berbeda dan menjadi hal unik di Combi Run 2018, dimana pelaksanaan Combi Run di tahun keenam ini, Combiphar melahirkan inisiatif yang berbeda yaitu adanya Combi Run Academy yang bertujuan untuk melahirkan generasi muda berprestasi di bidang olahraga lari. Terciptanya Combi Run Academy berawal dari semgangat siswa-siswi SMA  yang mengikuti program CSR Combi HOPE Healty Living Education mengenai gaya hidup sehat dan aktif.

Ada tiga pilar utama pada Combi Run Academy
  1. Social Engagement, dimana Combiphar menggaet 15 sekolah SMA di sekitar Jakarta - Tangerang dan setiap sekolah mengirimkan 10 murid untuk berpartisipasi dalam program CSR Combi HOPE Healty Living Education juga 1 guru olahraga untuk mendapatkan edukasi olahraga lari dari Combiphar.
  2. Parameter Test, mengedukasi murid SMA mengenai teknik lari, memberikan mentoring dalam menghadapi kompetisi lari dan edukasi lari untuk para guru guna menerapkannya sebagai salah satu kurikulum di sekolah.
  3. School Competition, menyiapkan murid untuk berkompetisi dan mengumpulkan poin dengan waktu yang ditentukan di Combi Run 2018.

Ketiga pilar itu dapat terwujud atas kerjasama antara Comiphar dan IndoRunners untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat, aktif, siap berkompetisi dan berprestasi. 

Register di www.combirun.com
Jadi, kamu sudah siap kan untuk ikut berkompetisi dalam event lari Combi Run 2018. Segera amankan posisi lari kamu dan siapkan jiwa kamu untuk melakukan latihan dimulai dari sekarang karena kalau kamu ikut kategori 10K, kamu akan ketemu aku dan pastinya para Runner di IndoRunners dan saingan kamu akan bertambah karena akan ada juga murid jebolan Combi Run Academy.


Sep 7, 2018

FWD Life Luncurkan Kartu Kesehatan Digital yang Terintegrasi dalam Satu Genggaman

with 19 comments
Assalamualaikum para gibahers yang kalau gibah suka unfaedah, upsss
Tapi tenang, di sini kamu ngga perlu khawatir mau gibah, karena denganku, kamu bisa masuk pada Zona Gibah Berfaedah.

Kali ini aku akan gibah yang berfaedah mengenai kemudahan dalam berasuransi, sebenarnya sering aku bahas mengenai hal ini, tapi dengan seringnya dibahas maka ada celah yang ternyata kudu dibahas lagi karena lagi-lagi ada inovasi baru yang membuat berasuransi kamu lebih mudah lagi.

Sebelumnya aku mau menanyakan satu hal, ehh mungkin banyak hal. Mungkin kamu pernah berfikir seperti ini, ngga hanya kamu, mungkin juga semua orang pernah berfikir hal yang sama, begitupun aku juga berfikir kenapa ngga dari dulu semua orang melek teknologi, kenapa ngga dari dulu semua hal dipermudah dengan teknologi. 

Duhh, pikiran-pikiran seperti itu memang akan selalu ada. Tapi ngga perlu disesali karena kini dengan teknologi yang semakin berkembang, kita sudah bisa merasakan dengan kemudahan-kemudahan yang diciptakan. Seperti halnya perusahaan asuransi yang satu ini, sebut saja FWD Life. Sepagai pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, FWD Life dengan visinya yang cukup sukses karena telah mengubah pandangan masyarakat dalam berasuransi, karena  proses berasuransi yang mudah, terjangkau dan lengkap membuat masyarakat ngga perlu direpotkan lagi dengan proses yang belibet. 

Kemudahan-kemudahan yang dihadirkan oleh perusahaan asuransi jiwa yang satu ini patut diacungi jempol, dengan taglinenya "Bebaskan Langkah", masyarakat pastinya merasakan kebebasan dalam berasuransi dengan kemudahan yang terus ditingkatkan. FWD Life terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan asuransi digital secara menyeluruh kepada nasabah korporasi dengan meluncurkan kartu kesehatan digital yang sudah menyatu di dalam satu aplikasi yang terintegrasi fitur klaim online.

Nah, pasti kamu berfikir lagi kan, kenapa ngga dari dulu ada kartu kesehatan berbasis digital juga, iya kan? Coba saja kalau inovasi ini sudah hadir lebih awal, maka kita ngga perlu bawa dompet yang cukup tebal karena berbagai kartu penting di dalamnya, terus pas dompet yang didalamnya terdapat kartu penting itu ketinggalan dan kita membutuhkannya kan ribet juga, iya kan. Sama kek eKTP yang sampai sekarang masih kontroversi, katanya era digital, kok masih menggunakan kartu fisik, upsss.

Oke sekali lagi jangan salahkan dia, meraka juga siapapun. Yang pasti sekarang kita tinggal menikmati kemudahan berasuransi di FWD Life.

FWD Life meluncurkan inovasi terbaru lagi demi komitmetnya untuk kemudahan nasabah dalam berasuransi digital secara menyeluruh. Peluncuran kartu kesehatan digital (eMedical Card) dilaksanakan pasa selasa (4/8) di Wyl's Kitchen, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. 

FWD Life hadir di Indonesia pada tahun 2013, dua tahun setelahnya yaitu 2015, FWD Life memberkenalkan Corporate Care sebagai jalur distribusi yang menyediakan program asuransi kumpulan (employee benefit) berbasis digital kepada nasabah korporasi.

Rudi Khamdani
"Sejak awal diluncurkannya pada tahun 2015, FWD Life Corporate Care telah menawarkan solusi sesuai kebutuhan karyawan dan keluarganya dengan dukungan berbagai inovasi digital yang kami miliki", ungkap Rudi Khamdani selaku Wakil Direktur Utama FWD Life

Kurang dari tiga tahun sejak diluncurkan, FWD Life Corporate Care berada di posisi 4 terbesar untuk penyedia Manfaat Karyawan di Indonesia dengan 407 klien termasuk Maybank dan UOB dengan tolal 208.380 nasabah. Lalu pada Selasa kemarin, FWD Life kembali memperkenalkan layanan digital terbaru untuk memudahkan nasabah korporasi dalam mendapatkan layanan asuransi. 

Sebelumnya pada peluncuran Corporate Care pertama kali, FWD Life mengaplikasikan beberapa inovasi teknologi yang mempermudah nasabah korporasi dalam proses berasuransi, kemudahannya ngga hanya untuk karyawan saja melainkan juga kemudahan para HRD dalam mengelolanya, seperti aplikasi proposal online untuk mempermudah proses administrasi (ePrecious), Portal Online untuk para profesional HR (iConnect), dan portal online untuk mengetahui informasi mengenai manfaat dan memonitor proses klaim nasabah (eFriend). Khamdani pun menambahkan bahwa dengan adanya eFriend maka nasabah dimudahkan untuk melihat transfaransi mengenai manfaat serta batas-batas klaim hanya dengan mengakses aplikasi. Aplikasi itu dinamakan FWD MAX yang diluncurkan pada awal tahun 2018 dengan konsep consumer engagement program.

eMedical Card resmi diluncurkan. dok: www.shintajuliana.com
Kemudian untuk melengkapi layanan digital yang menyeluruh, FWD Life meluncurkan inovasi baru yang terintegrasi di dalam satu aplikasi FWD MAX, yaitu eMedical Card merupakan salah satu solusi digital di Indonesia sebagai pengganti kartu asuransi fisik, dimana layanan ini dapat digunakan untuk melakukan klaim biaya kesehatan secara cashless di rumah sakit. Cara penggunaannya, nasabah hanya perlu menunjukkan kartu digital yang telah tersedia pada aplikasi FWD Max di samrtphone dengan menyertakan kartu identitas ke petugas RS dan nasabah tinggal melanjutkan pemeriksaan seperti biasa setelah data diperiksa oleh petugas. Sementara klaim online (eFriend), yaitu fitur yang membantu nasabah untuk melakukan pengecekan manfaat yang dimiliki, melakukan dan memonitor klaim secara cepat dan mudah melalui smartphone. 

Dalam mengajukan eFriend reimburshment, kamu dapat langsung mengunggah dokumen klaim yang dibutuhkan ke fitur eFriend di aplikasi FWD MAX. Kamu bisa memanfaatkan layanan eMedical Card di lebih dari 60 mitra rumah sakit dan pada akhir tahun ini dipastikan layanan ini bisa di 800 rumah sakit rekanan di Indonesia.

Dalam satu aplikasi FWD Max, kamu tidak hanya bisa mengakses kartu digital, melihat detil manfaat, serta melakukan klaim, tapi lebih dari itu karena ada berbagai penawaran menarik seperti diskol, voucher juga MAX point yang bisa kamu dapatkan setelah transaksi dan bisa kamu manfaatkan untuk ditukar di 22 ribu merchants di Indonesia. Ada lagi nih, kamu juga bisa mendapatkan informasi mengenai passion kamu yang bisa kamu cek di fitur Passion Story di aplikasi FWD Max.

Gimana, keren kan inovasi yang dihadirkan FWD Life untuk memudahkan kamu dalam berasuransi. 

Sep 6, 2018

Kenalkan Budaya Pada Anak Sejak Dini Dalam Gelaran Lampung Krakatau Festival

with 4 comments
Keindahan Indonesia kini sudah banyak dilirik dan dikenal oleh wisatawan mancanegara karena destinasi wisata di Indonesia yang cukup banyak dan beragam. 

Akupun sebagai pribumi menikmati setiap hal yang ada di Indonesia begitupun pada pagi itu di belahan Indonesia Bagian Barat lebih tepatnya di Sumatera bagian Selatan, cuaca sedang cerah, udara yang ngga dingin-dingin amat juga sinar matahari yang menyinari wilayah Bandar Lampung menjadi hangat apalagi setelah sarapan dengan nasi uduk dan tambahan balado telur bulat juga the tawar panas membuat tubuh ini cukup hangat dan berenergi untuk melihat keramaian masyarakat di kawasan Saburai (Sai Bumi Ruwa Jurai) salah satu lapangan yang menjadi tempat untuk puncak perayaan Lampung Krakatau Festival - Bandar Lampung.

Keramaian dan antusias masyarakat tidak bisa ditahan, mulai dari balita yang digendong ibunya bergantian dengan bapaknya, anak-anak, remaja, dewasa hingga manula juga sudah siap dengan aroma parfum yang bermacam-macam untuk melihat pawai budaya dari rangkaian acara Lampung Krakatau Festival yang diadakan sekali dalam setahun. Tak lupa wisatawan nasional dan mancanegara ikut menunggu menyaksikan puncak acara dalam gelaran Lampung Krakatau Festival.

Lampung Festival Krakatau di tahun ini menjadi yang ke 28 dalam perayaannya, ada tujuan pasti terus diselenggarakannya Lampung Krakatau Festival yaitu untuk menarik banyak wisatawan Nasional juga Mancanegara berkunjung ke wilayah yang ikon utamanya Gajah yaitu Lampung.

Puncak acara dalam gelaran Lampung Krakatau Festival dihadiri oleh Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, Dinas Pariwisata, Miss Indonesia, Puteri Indonesia, Jajaran pejabat, Media, Blogger, Masyarakat Bandar Lampung serta para wisatawan.

Masyarakat juga para wisatawan sudah bersiap di tempat yang disediakan di Lapangan Saburai, stand makanan yang hadir juga dikerumuni para pengunjung yang terus berdatangan.



Acara puncak pada gelaran Lampung Krakatau Festival 2018 diawali dengan alunan musik dan suara yang asik oleh tiga vokalis perempuan yang cantik. Sebagai pemanasan, kelompok marching band juga meyambut para pengunjung dengan membawakan tiga lagu hits tahun 2018 di Indonesia. Tarian daerah sebagai tarian pembuka tema papadun dengan sai batan juga tak lupa ditampilkan sebagai awalan yang membuat Lapangan Saburai menjadi ramai.

Dilanjutkan oleh sambutan dari Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang menyampaikan mengenai target wisatawan pada tahun 2018 membidik 7 juta wisatawan nusantara dan 150 ribu wisatawan mancanegara. Ia pun mengatakan bahwa kedepannya, dipastikan akan mengembangkan infrastruktur supaya destinasi wisata di Lampung bisa lebih mendunia.

Pawai budaya pun dimulai, barisan dari setiap perwakilan kecamatan di Lampung dengan pakaian adat yang menarik perhatian mata karena warna  kuning juga merah dalam paduan baju adat juga mahkota yang disimpan di atas kepala yang menjadi simbol Lampung itu sendiri. Diikuti juga oleh peserta memakai kostum yang gagah dengan paduan tapis (kain khas Lampung) yang juga menarik. 

Ada yang menjadi fokus terhadap mataku ini, mata para wisatawan juga. pada pawai budaya ini, adanya anak kecil yang juga ikut pawai dengan kostum yang keren dituntun oleh ayahnya juga sorak semangat para penonton yang berbaris panjang di pinggir jalan membuat anak kecil yang menggemaskan itu tetap semangat mengikuti pawai dengan berjalan kaki yang cukup jauh.

Sungguh antusiasme masyarakat untuk Lampung Krakatau Festival patut diacungi jempol, juga bisa menjadi contoh mayarakat lainnya, selain untuk mengenalkan budaya, seni serta destinasi Lampung kepada wisatawan juga bisa jadi ajang mengenalkan seni dan kebudayaan kepada anak sejak dini, supaya seni dan budaya ini terus berkembang serta turun-temurun hingga masa yang akan datang.

Ehh iya, pada pawai budaya sebagai puncak dalam gelaran Lampung Krakatau Festival, Gajah Way Kambas juga hadir dalam barisan pawai yang diikuti oleh peserta lainnya yang mengenakai kostum beraneka ragam dengan sentuhan Tapis berwarna-warni. Tak lupa masyarakat yang menyaksikan merasakan kesenangan dalam kemeriahan Lampung Krakatau Festival dengan berfoto ria Bersama para peserta pawai budaya.

Hmm, ada yang kiranya belum aku sampaikan mengenai Lampung Krakatau Festival ini, yaitu Gunung Krakatau. Ya, tak lengkap rasanya kalau gibahin Lampung Krakatau Festival tapi tidak mengenalkan Gunung Krakatau.
Oke, karena mungkin hari sudah malam, rasanya untuk gibahan berfaedah mengenai Gunung Krakatau aku gibahin di waktu yang akan datang.

See Yaa

Sep 2, 2018

Masyarakat Harus Paham Bisnis Peer to Peer Lending Cash Loan untuk Pinjaman Online yang Mudah, Aman dan Nyaman

with 16 comments
Di zaman dengan teknologi yang semakin berkembang, segala hal sudah dimudahkan dengan adanya transaksi melalui online, bukan hanya jual dan beli barang, transfortasi pun kini bisa dipesan melalui online dan pembayaran transfortasi pun juga sudah ada sistem pembayaran secara online yang sudah tertanam di aplikasi transfortasi. Selain pembayaran online yang tertanam di aplikasi transfortasi, ada juga pembayaran dan pembiayaan online seperti bank yang juga telah lama menggunakan aplikasi dan proses transaksinya pun jelas mudah dan cepat. Pembayaran online seperti itu jadi bagian dari teknologi dibidang keuangan atau sering kita sebut dengan Fintech.

Fintech di Indonesia pun akan terus tumbuh, sejalan dengan belum optimalnya peran perbankan dalam sektor jasa keuangan juga masih banyak di luaran sana masyarakat yang belum bisa mengakses perbankan karena terkendala lokasi yang jauh dari perkotaan. Pada dasarnya Fintech di Indonesia terbagi dalam dua kategori. Pertama ada Fintech 2.0 dimana layanan keuangan berbasis teknologi ini dioperasikan oleh lembaga keuangan perbankan untuk meningkatkan akses pasarnya, kemudian yang kedua ada Fintech 3.0 yang bisa didefinisikan sebagai perusahaan yang tidak mempunyai lisensi jasa keuangan, tetapi dapat memberikan layanan keuangan untuk konsumen dan dijalankan oleh perusahaan startup teknologi.

Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) yang bekerjasama dengan perusahaan startup teknologi yaitu uangteman.com membuat workshop pada Kamis (30/08) mengenai Fintech 3.0 dengan tema "Mengenal Bisnis Peer to Peer Lending Cash Loan" yang diselenggarakan di kantor Uangteman.com Gedung EightyEight - Jakarta Selatan. Dihadiri oleh Dino Martin sebagai moderator dengan tiga narasumber yaitu Aji Sulaeman Direktur Kebijakan Publik AFTECH, Sunu Widyatmoko selaku Ketua Bidang Cash Loan AFTECH dan Aidil Zulkifli selaku CEO Founder Uangteman.com.
Tujuan diadakan workshop ini yaitu supaya masyarakat memahami akan sistem pembiayaan online juga mengingat permintaan masyarakat yang semakin marak akan pinjaman online, hingga kini saja sudah mencapai lebih dari 1 juta penerimaan pinjaman dari seluruh perusahaan fintech yang bergerak pada Peer to Peer Lending Cash Landing di Indonesia.

Peer to Peer Lending Cash Loan merupakan sistem perusahaan fintech yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dengan para pencari pinjaman dalam satu platform yang nantinya para pemberi pinjaman akan mendapatkan besaran fee dari dana yang dipinjamkan pada pihak peminjam. Adanya fintech semacam ini untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dana tambahan tanpa kudu ke bank karena proses pencarian dana yang akan dipinjam pun cukup mudah hanya dengan mengakses platform pinjaman online. Tujuan lainnya diadakan workshop ini juga untuk menghindarkan masyarakat akan tawaran pinjaman online ilegal yang dapat merugikan masyarakat karena banyak fintech yang ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

Seperti yang dikatakan oleh Suhu Widyatmoko bahwa masyarakat harus terus diberikan pemahaman mengenai Peer to Peer Lending Cash Loan untuk menghindari hal-hal yang merugikan masyarakat itu sendiri.

Ia pun menambahkan, "Masyarakat perlu menghindari menggunakan fintech tak terdaftar yang menawarkan Peer to Peer Lending Cash Loan. Praktik Ilegal tersebut tidak saja merugikan secara financial, tetapi juga tidak tunduk peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan yang telah disepakati oleh anggota AFTECH. Pilihan perusahaan fintech Peer to Peer Lending Cash Loan yang sudah terdaftar di OJK. Saat ini sudah 64 perusahaan fintech Peer to Peer Lending terdaftar di OJK."

Ada pedoman perilaku layanan pinjaman uang online yang harus dipatuhi oleh setiap perusahaan Fintech dalam industri dengan layanan Peer to Peer Lending Cash Loan yang menjadi bentuk kepemimpinan perusahaan dalam menciptakan praktik yang transfaran untuk jadi industri yang berkelanjutan. Apabila pedoman yang diberikan oleh OJK dipatuhi oleh industri fintech Peer to Peer Lending Cash Loan, maka bisa dipastikan aman.

Seperti halnya Uangteman.com yang sudah mempunyai kredibilitas dan terdaftar di OJK sebagai pionir perusahaan Peer to Peer Lending Cash Loan yang bisa dipercaya. Selain terdaftarnya di OJK, Uang Teman juga telah memiliki sertifikasi terkait perlindungan data konsumen.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Aidil Zulkifli, "Uang Teman sebagai pelopor Peer to Peer Lending Cash Loan, aktif melakukan pemahaman kepada masyarakat akan mengenali P2P Lending Cash Loan. Hingga akhir Mei 2018 saja sudah melakukan sosialisasi roadshow ke 12 kota di Indonesia. UangTeman juga telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001 : 2013 untuk sistem manajemen keamanan informasi dan layanan P2P Lending Cash Loan yang menjadikan UangTeman sebagai platform pinjaman digital yang telah memperoleh sertifikasi ISO terkait perlindungan data konsumen."

Kehadiran peruhaan Fintech P2P Lending Cash Loan juga berkonstribusi dalam pengembangan usaha mikro yang pada dasarnya sulit mendapatkan permodalan langsung dari pihak bank.

Dalam konstribusinya, sekitar 30% pinjaman dari UangTeman digunakan untuk usaha produktif atau usaha mikro. Komitmennya dalam memperhatikan pelaku usaha mikro yang dikarenakan layanan UangTeman sangat cocok bagi para pengusaha mikro yang butuh dana cepat dan akses terbuka. Selain itu, uang teman juga menggaet beberapa investor institusional salah satunya J Trust Bank untuk pemberian fasilitas pendanaan yang disalurkan berupa kredit mikro kepada masyarakat melalui platformnya.

Perlu diingat untuk kamu yang ingin menggunakan dan melakukan pinjaman online, sebelumnya kamu kudu cek dulu website OJK untuk memastikan bahwa perusahaan fintech P2P Lending Cash Loan yang akan digunakan sudah terdaftar di OJK dan memiliki kredibilitas tinggi untuk menghindari kerugian penyebaran data atau besaran fee yang cukup tinggi karena diluaran sana sudah lebih dari 200 perusahaan ilegal yang ditemukan oleh OJK. Selain pengecekan pada website OJK, ada yang kudu kamu ingat bahwa layanan Peer to Peer Cash Load atau pinjaman online dikhususkan untuk usaha mikro atau yang membutuhkan dana cepat dan bisa mengembalikan dengan cepat pula. 

Peer to Peer Lending Cash Loan kini sudah cukup dikenal oleh masyarakat setelah adanya sosialisasi dan pemahaman pada masyarakat. Ada kelebihan yang ditawarkan oleh perusahaan fintech dalam layanan P2P Lending Cash Loan, dimana pengajuan pinjaman bisa dilakukan langsung dengan akses aplikasi yang di instal di smartphone, kemudian dalan transaksi peembayarannya pun cukup transfaran sehingga karena peminjam bisa melihat besaran fee, sisa pinjaman hingga jatuh tempo pinjaman bisa dilunasi. Adapun kelebihan lainnya yaitu jika peminjam tidak bisa membayar, maka peminjam hanya akan dikenakan biaya finalty atau diberikan penawaran kemudahan melalui cara pembayaran yang bisa dilunasi secara berkala tanpa dikenakan bunga yang menumpuk.

#Follower