DiCapriadi

Bercerita untuk Semangat yang Berbeda

Apr 6, 2018

WISGR, Game Action Adventure yang Siap Manjakan Para Gamer

with 3 comments
"One shot one kill"
"Victory"

Kamu tahu dong penggalan kata diatas, apalagi yang suka maen games, yup itu beberapa kata yang kadang terdengar oleh salah satu karakter di games MOBA. 

Eit namun aku ngga akan ngomongin MOBA,

Lalu?

Dunia games tidak pernah musnah dari dulu sampai sekarang, karena selain menyenangkan, games juga bisa membuat pikiran dan hati kita jadi senang, apalagi kalau terus-terusan menang. Maka dengan itu banyak bermunculan developer games yang juga tiada hentinya, ngga hanya developer di negara luaran sana, ternyata developer Games Indonesia juga ngga mau kalah membuat games yang bisa berdiri di dunia games kancah Internasional. 

Sebut saja Guklabs Games Studio, developer games asli Indonesia ini akan meluncurkan games dengan nama WISGR. Diluaran sana banyak perbincangan mengenai games action adventures yang satu ini, malah para gamers MOBA juga membincangkan akan hadirnya game WISGR meskipun sementara ini baru akan dirilis di versi PC. Begitupun gamer lokal maupun international, yang sangat antusias mengunduh juga mengulas game ini dengan versi demonya yang diunduh di wisgr.guklabs.com. Ngga hanya itu, ada juga yang membandingkan WISGR dengan game International seperti Bastion atau Diablo II lho. 

dok. guklabs
Aku bukan ikut-ikutan gosipin ini game, tapi cukup menarik didiskusikan dan menurutku game WISGR sepertinya akan menjadi games yang banyak peminatnya di kalangan gamers PC, karena sementara ini developer hanya merilis versi PC saja. Selain itu, game ini juga akan diminati oleh penyuka games petualangan dengan tingkat kesulitan yang dapat dipertaruhkan, kenapa? Karena WISGR akan memberikan pengalaman bermain game dengan tingkat kesulitan yang menggiurkan juga dengan twist story yang kaya menjadikan game ini cukup menarik dan dinantikan para gamers.

Jika dibandingkan dengan games semacam Bastion atau Diablo II ngga salah sih, kenapa? Karena kedua games itu merupakan games yang juga cukup banyak peminatnya di Indonesia maupun internasional, selain dari segi grafisnya, dari segi story juga cukup menarik dan lagi ketiga jenis game ini masih sama dengan payung genre Action, namun untuk Diablo II terlalu banyak pilihan item sehingga untuk yang kurang suka dengan hal ribet tapi tetap bisa memainkan game bergenre action, WISGR bisa menjadi pilihan. 

Ehh ada satu hal lagi, untuk WISGR, dari sisi maps banyak yang menganggap games ini lebih menarik jika dibandingkan dengan Bastion dan Diablo II, menariknya maps WISGR menjadikan bermain lebih menantang, apalagi saat musuh yang terus berdatangan membuatku kudu berpikir keras dengan berpikir merancang strategi supaya musuh-musuh bisa dibersihkan.

Nah, untuk kamu yang mau memainkan game WISGR ada versi demo yang  bisa kamu unduh di web wisgr.guklabs.com, atau kamu juga bisa cek youtube dengan keyword WISGR, dari demo tersebut kamu akan melihat kesulitan dari games ini, namun itu baru permulaan, karena nanti akan ada story yang menarik yang disajikan oleh games ini. Kita tunggu saja apa yang akan disajikan oleh Guklabs dengan WISGR Full Version-nya, semoga sesuai harapan para gamers Indonesia maupun mancanegara.

Apr 1, 2018

Teknologi Semakin Maju, Membuat Chatbot di BJtech Ngga Perlu Ngoding

with 0 Comment
Teknologi yang semakin maju membuat semuanya kudu dimudahkan, begitupun dengan komunikasi antara penjual dan pembeli saat melakukan transaksi online juga harus dipermudah. Nah, sekarang ada yang namanya Chatbot, untuk orang yang melek tekno pasti tau apa itu chatbot, yaitu layanan chat dengan mengandalkan teknologi Artificial Intelligence sebagai automasi percakapan yang diprediksikan akan booming di era teknologi ini. 

Penggunaan chatbot sangat penting bagi pelaku bisnis sebagai digital costumer care ataupun perorangan sebagai asisten pribadi untuk menjawab pertanyaan dari setiap kostumer atau netizen yang mau kepoin kamu hehe, atau bisa disebut juga sebagai entertainment chatbot.

Tidak sembarang orang bisa dalam pembuatan chatbot, karena dalam pembutannya memerlukan keahlian pemprograman atau coding dan hanya merekalah yang bisa membuatnya yaitu programmer. Ngga hanya itu, dalam pembuatannya sang programmer juga memerlukan waktu untuk menyusun setiap logika juga desainnya menggunakan coding itu sendiri, tapi itu dulu karena sekarang kamu bisa membuat chatbot semudah memesan dan menyajikan sop buah, selain tidak perlu keahlian programming, juga dalam membuatnya tidak membutuhkan waktu lama setelah ada Platform yang diluncurkan pada pertengahan maret lalu.

Saya berkesempatan hadir dalam peluncuran platform BJtech di Freeware Space  - Jakarta Selatan. Dengan mengambil tema "Tanpa Coding, Kini Siapapun Bisa Buat Chatbot!", hadir CEO PT Jualan Online Indonesia Diatce G Harahap, Ketua HIPMI Afifudin Kalla, Senior Business Developement Manager Line@ Christa Sabathali juga Media dan Blogger.

Diatce G Harahap menerangkan bahwa "Dengan tagline Bot for Everyone, Kini semua orang bisa membuat chatbot dengan mudah oleh semua orang, baik perusahaan, pelaku UKM, kalangan artis hingga karyawan. Karena dengan adanya platform Bjtech setiap orang yang akan membuat chatbot tidak memerlukan kealhian tertentu khususnya programming. Dalam pembuatannya pun cukup cepat hanya meluangkan waktu 15 menit saja chatbot sudah jadi dan bisa digunakan sesuai kebutuhan."

Ia pun menjelaskan manfaat chatbot sebagai layanan digital consumer service dan penggunaannya sebagai informasi automasi percakapan antara pelanggan dan pihak pemilik chatbot. Layanan platform BJTech bekerja sama dengan LINE Indonesia, BNI dan Cisco 

Tak lupa team BJTech menjelaskan mengenai cara pembuatan chatbot kepada hadirin dalam peluncurannya dengan dibantu team dari BJTech. Dalam pembuatannya relatif mudah, pertama tentukan tujuan dan fungsi dari pembuatan chatbot, kemudian akses web BJTech selanjutnya daftar atau login lalu isi setiap form percakapannya. Setelah pembuatan chatbot di Web selesai, tinggal hubungkan saja chatbot yang telah dibuat agar diimplementasikan ke salah satu aplikasi pesan yang ada, seperti LINE.

Di dalam aplikasi pesan LINE@ sebenarnya sudah banyak dalam menggunakan Chatbot. LINE@ sendiri ditunjukan untuk perusaan atau pengusaha untuk mengirimkan info mengenai perusaahn seperti promosi produk yang akan ditujukan kepada pelanggan.

Christa Sabathaly juga mengungkapkan bahwa penggunaan LINE@ di Indonesia cukup banyak, hingga 2,3 juta akun dari pelaku UKM menggunakan LINE@ dan sebagian besar akun yang ada sudah memanfaatkan chatbot untuk transaksi antara pembeli dan pelaku usaha. Dengan ini chatbot menjadi komponen yang cukup penting sebagai digital costumer service untuk pelayanan pelanggan.

Begitupun yang dijelaskan oleh Afifudin Kalla sebagai Ketua HIPMI, bahwa "Penggunaan Chatbot sangat berguna bagi pelaku UKM, selain memudahkan dalam pelayanan dan transaksi pelanggan, juga dapan mengurangi pengeluaran lebih. Meskipun para UKM belum melek dengan teknologi yang seperti ini, tapi dengan adanya BJTech mudah-mudahan bisa membantu dan memudahkan pelaku UKM untuk dapat mengoptimalkan bisnis mereka melalui chatbot."

Nah, mumpung masih gratis untuk pembuatan chatbot di platform BJtech dan entah sampai kapan masa gratisnya, buruan bikin chatbot dari sekarang, bisa difungsikan sebagai asisten pribadi atau sebagai costumer service cocok nih untuk yang jualan online biar memudahkan dalam komunikasi konsumen.

Mar 30, 2018

Nikmati Kesegaran Hakiki dengan Ikut Sweat Challenge di Allianz Ecopark

with 2 comments
Sejuknya pagi ini aku berjalan menuju Allianz Ecopark di kawasan Ancol tetiba air hujan berjatuhan, ternyata gerimis datang, karena masih pagi jadi kubiarkan mereka membasahi rambut di kepala ini tapi takan kubiarkan gerimisnya menyentuh badanku alhasil ku berlari dan tiba di Allianz Ecopark.

Aku melihat orang-orang, tua muda sepertinya sedang asik bersenang-senang, ada yang menaiki arena flying fox, ada yang lagi asik di danau dengan mengayuh kendaraan berwarna kuning yang mengambang, ada pula yang memegang perut, sepertinya ia kekenyangan karena makanan yang telah dinikmatinya.

Ya, aku berada di Allianz Ecopark, tempat yang cukup hijau di kawasan Ancol, sejuknya udara ditempat ini membuat orang-orang senang dan menikmatinya. Tidak sekedar untuk berjalan-jalan, tapi juga bisa bermain, olahraga dan satu hal yang paling penting yaitu makan, yup banyak berbagai menu makan yang siap disantap cocok untuk pecinta kuliner.


Tapi bukan soal kuliner yang kini akan ku bahas, melainkan hal lain yang bisa menyehatkan tubuh tapi sekalian bersenang-senang, sebut saja Allianz Sweat Challenge.

Untuk mengisi minggu pagi, aku ikut tantangan keringat yang diselenggarakan Allianz di Allianz Ecopark. Allianz Sweat Challenge diadakan setiap dua minggu sekali dimulai dari bulan November 2017 dan akan berlanjut sampai Desember 2018. Tema untuk bulan Maret-April mengenai olahraga lari, hal ini cocok banget untuk aku yang suka lari dan beberapa kali ikut marathon, meskipun masih sebagai finisher tapi aku tetap suka olahraga yang satu ini, karena olahraga lari merupakan  olahraga yang mudah dilakukan, tinggal lari saja kan. ehh tapi jangan lari  dari kenyataan, berat. Banyak peserta dari berbagai kalangan, dari yang muda sampai tua juga ikut tantangan ini, ngga hanya yang pro dalam olahraga lari yang ikut, tapi juga yang pelari pemula juga mengikutinya.

Dalam tantangan ini, ada coach profesional yang memandu peserta dalam melakukan tantangannya namanya Paulus Pesurnay yang usianya tidak muda lagi yaitu 77 tahun tapi dari raganya ia masih segar bugar hingga bisa memandu dalam workshop Running For Beginer si Allianz Sweat Challenge. Untuk mengikuti rangkaian tantangannya tidak dikenakan biaya alias gratis, bukan hanya itu kamu juga berkesempatan mendapatkan doorprize jika kamu mengikuti setiap tantangannya lho. 

Mau ikut? Kamu bisa cek websitenya untuk melihat jadwal dan rangkaian tantangannya atau bisa tengok jadwal dibawah ini.



Workshop pun dimulai, semua peserta ambil bagian. Diawali dengan lari memutari cone selama 5 menit pertama, kemudian istirahat 2 menit untuk kesempatan mengistirahatkan kaki dan minum, lalu dilanjutkan dengan lari zig-zag selama 5 menit mengikuti cone yang sudah diatur oleh coach Paulus. Tiba-tiba hujan pun datang ga deras, Cuma gerimis tapi ngga manja juga, kami pun berkumpul dibawah tenda dan mengistirahatkan kaki. Setelah hujan cukup reda, Coach Paulus meminta peserta berkumpul dan dibagi 4 kelompok kemudian latihannya dilanjutkan dengan lari menyamping berpasangan dan bergantian selama 5 menit, lalu lanjut dengan lari menyilang secara bergantian pula.


Setelah sesi lari dilakukan, kemudian istirahat kembali selama 2 menit dan dilanjutkan dengan peregangan otot perut dan tangan mulai dari 100 kali Shit-Up dan Back-Up, terakhir ngga lupa dengan ritual pendinginan. Tahap demi tahap untuk workshop Running for Beginner mempunyai fungsi masing-masing mulai dari kekuatan kaki, kekuatan otot perut dan kekuatan otot tangan. Acara pun selesai dengan bergembira karena selain mendapatkan latihan yang bermanfaat, kami pun merasakan kesegaran setelahnya.



Sampai jumpa ditantangan minggu berikutnya, kamu harus ikut, beneran harus ikut. Hehe


Tak lupa kami pun menikmati fasilitas yang ada di Allianz Ecopark yaitu makan.

Mar 29, 2018

Potensi Berkembangnya Ekonomi Umat Islam di Zaman Now Melalui Filantropi Islam

with 11 comments
Islam menganjurkan seorang Muslim untuk berfilantropi agar harta kekayaan tidak hanya berputar di antara orang-orang kaya (QS. al-Hasyr: 7). 

Filantropi Islam meliputi Zakat, Infak, Wakaf dan Sedekah, namun yang akan aku bahas kini adalah Zakat dan Wakaf. Kenapa hanya Zakat dan Wakaf saja, tidak semuanya? Karena kedua hal ini tidak ada dalam konteks Agama lain melainkan hanya Islam saja yang memiliki konteks ini. Dan kedua konteks ini sudah ada pada zaman sejarah islam dulu  dan hasilnya juga masih tercatat hingga kini.

Kamu tahu dong apa itu Zakat? khususnya orang muslim, kalau disinggung mengenai Zakat pasti tahu lah, namun kebanyakan pemahamaman masyarakat lebih tahu zakat itu hanya Zakat Fitrah yang biasa ditunaikan saat Ramadan atau sebelum Idul Fitri, tapi apa kabar dengan Zakat Mal, zakat harta, zakat perniagaan, zakat peternakan dan lainnya yang juga wajib ditunaikan?

Karena perlu kita tahu, eh mungkin kamu juga sudah tahu sebenarnya bahwa zakat merupakan rukun islam yang ketiga setelah syahadat dan shalat, maka jika kita sudah diwajibkan untuk menunaikan zakat, namun kita tidak menunaikannya, bagaimana dengan keislaman kita? Nah lho patut dipertanyakan kan. 

Hmm, 

Nah itu mengenai zakat. Lalu soal wakaf pun, pemahaman masyarakat masih terbatas, karena banyak berpendapat bahwa wakaf itu hanya sebatas memberikan sebidang tanah yang diperuntukan untuk pembangunan masjid, pesantren ataupun kuburan, padahal sebenarnya ada wakaf produktif dimana yang diwakafkan seperti uang, asset, saham dan sebagainya untuk dikelola dalam hal produktif dimana hasil pengelolaannya disalurkan untuk menunjang aktifitas masyarakat.

Dan semua pemahaman diataspun baru aku ketahui setelah mengikuti Lokalatih selama tiga hari dari 27-29 Maret yang diselenggarakan oleh Bimas Islam di Royal Pajajaran Hotel - Bogor. Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah yang mengangkat tema "Semangat Zakat Wakaf Generasi Zaman Now Untuk Kebangkitan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia"

Acara ini dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. Muhammadiyah Amin, M.Ag, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf H. Muhammad Fuad Nasar, Sekertaris Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Drs. H Tarmizi Tohor, MA,  Peneliti Ekonomi Syariah Dr. Ascarya dan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Bahrul Hayat Ph. D. Hadir pula narasumber yang kompeten dibidang Digital Martketing seperti Tuhu Nugraha dan Ananto Pratikno juga perwakilan mahasiswa di Bogor dan Blogger.

Diawali oleh H. Muhammad Fuad Nasar yang menjelaskan mengenai Peluang dan Tantangan Zakat Wakaf kini dan mendatang dan ia menyatakan tujuan diadakannya acara ini.

Tujuan diadakannya Lokalatih ini yaitu demi meningkatkan masyarakat generasi zaman now dalam memahami ekonomi syariah di Indonesia, untuk pembentukan karatker generasi Z seperti pemahaman yang baik dalam ekonomi syariah, meningkatkan kesadaran berekonomi syariah juga melahirkan ide-ide dalam perekonomian syariah. 

Setiap kelompok sosial harus mengambil bagian masing-masing dalam pengembangan ekonomi syariah. Namun kebanyakan masyarakat di zaman now justru tidak memperdulikan akan masa depan negara melainkan hanya peduli akan kepentingan dan masa depannya sendiri. Dengan begitu, dengan adanya lokalatih ini, berharap mahasiswa atau pun masyarakat yang paham mengenai zakat bisa menyampaikan bahwa zakat dan wakaf itu penting, dan dengan adanya zakat dan wakaf maka akan berakibat baik pada perkembakan ekonomi umat khususnya Islam.

Kemudian dilanjutkan oleh Drs. H. Tarmidzi Tohor, MA. menjelaskan mengenai Zakat dan Wakaf sebagai Lifestyle. Ia berharap bahwa dengan adanya sosialisasi lokalatih ini bermaksud supaya para mahasiswa dan siapapun yang hadir dalam acara ini bisa menjelaskan kepada masyarakat akibat dari adanya Zakat yang menjadi perbaikan ekonomi umat islam.

Tarmidzi pun mengatakan bahwa potensi pengembangan ekonomi terhadap penangkasan kemiskinan masyarakat Islam Indonesia dimana penduduk Islam di Indonesia yang mencapai 230 jiwa jika semuanya menunaikan zakat dan dibarengi dengan wakaf serta pengelolaan yang benar maka perbaikan ekonomi umat islam akan nyata.

Beberapa kali Tohor mengatakan bahwa dengan berzakat akan ada akibat dalam perbaikan ekonomi umat. Dan untuk diketahui, bahwa tugas Kementrian Agama dalam hal zakat dan wakaf adalah hanya untuk melakukan pembinaan dan pengawasan saja. Soal pengumpulannya dilakukan oleh Baznas atau Lembaga Zakat.

Kementrian Agama juga memulai membangun kampung Zakat dengan memiliki tujuan dalam 3 sektor, seperti sektor perbaikan ekonomi, perbaikan sosial dan perbaikan kehidupan agama.

Di hari kedua dalam lokalatih ini diisi oleh narasumber kece yang pakar dalam bidang Digital Marketing yaitu Tuhu Nugraha dan Ananto Pratikno. Saat sesi Tuhu, ia menjelaskan mengenai bagaimana teknik memviralkan sebuah konten dan karakteristik konten yang sebaiknya diviralkan seperti apa juga dalam pemanfaatan sosial media dalam memviralkan konten mengenai zakat dan wakaf ini. Lalu saat sesi Ananto Pratikno, ia lebih fokus menjelaskan mengenai teknik digital marketing itu sendiri juga cara menginformasikan zakat dan wakaf secara efektif di zaman kekinian. 

Ananto Pratikno juga menerangkan bahwa untuk membuat konten, buatlah konten dengan pesan yang tersampaikan, ada dua hal bisa menggunakan emosional atau humor, yang pasti segalanya harus sesuai dengan kebutuhan audience.

Kembali kepada pembahasan utama diatas yaitu filantropi islam, setelah membahas mengenai zakat, para narasumber juga menjelaskan apa itu wakaf dan bagaimana gabungan antara zakat dan wakaf bisa berpotensi dalam perkembangan ekonomi umat islam.

Secara mudahnya, zakat merupakan hal yang wajib ditunaikan sedangkan wakaf tidak. Ya, memang tidak wajib, tapi jika wakaf benar-benar dilaksanakan dan dikelola dengan baik maka potensi dalam perkembangan ekonomi umat islam sangat besar.

Diakhir acara, hadir Prof. Dr. Muhammadiyah Amin, M.Ag yang menjelaskan rincian potensi zakat dan wakaf untuk perkembangan ekonomi umat. Ia mengatakan bahwa jika semua umat muslim yang mencapai 87% penduduk di Indonesia dikumpulkan untuk menunaikan zakat, maka akan terkumpul hingga total 217 triliun per tahun.
Potensi Zakat di Indonesia berdasar hasil penelitian BAZNAZ-FEM IPB 2010. dok. Kemenag RI

Lalu, apa hubungannya zakat dan wakaf dengan generasi zaman now? nah ini, karena pemahaman masyarakat yang kurang mengenai kedua hal itu, kita sebagai umat muslim zaman now kudu turut membantu meluruskan dalam pemahamannya, bisa dengan cara menginformasikan kebenaran dan manfaat nyata dari keduanya melalui media sosial.

Peserta Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah. dok istimewa

Itulah paparan yang bisa aku sampaikan, mungkin kini aku baru bisa menginformasikannya saja mengenai filantropi islam ini, dan kedepannya mari kita sama-sama berkolaborasi dan bergotong-royong untuk mengembangkan revolusi serta rotasi zakat dan wakaf dengan memanfaatkan media sosial yang gratis karena yang sudah aku sampaikan dalam rangkuman lokalatih diatas bahwa Filantropi Islam ini sangat berpotensi pada perkembangan ekonomi umat islam di indonesia.

Baca juga :
Zakat dan wakaf sebagai lifestyle? Siapa takut!
Mendorong Kemajuan Ekonomi Syariah di Era Milenial
Potensi Zakat dan Wakaf


Mar 14, 2018

Perbedaan yang Menyatukan di Hari Musik Nasional

with 11 comments
Di Bumi ini, banyak hal yang berbeda dari setiap unsurnya, seperti perbedaan antara perempuan dan laki-laki yang dengan bedanya harus dipersatukan dalam suatu pernikahan, atau contoh lain seperti warna hitam dan putih, supaya bisa mendapatkan warna baru maka kudu disatukan yang hasilnya jadi abu. Dengan begitu perbedaan bukan hal masalah, justru dengan adanya perbedaan yang beragam membuat hidup ini tidak monoton atau jadi penuh warna, jiahhh

Mengenai perbedaan seperti ini baiknya aku tulis berpisah di postingan lain tapi yang sudah aku katakan diatas sepertinya kudu disatukan di dalam satu tulisan ini hehe 

Apalagi dengan banyaknya perbedaan atau beragamnya jenis musik yang ada di dunia ini juga kudu disatukan supaya kita tidak hanya mendengar yang itu-itu saja, melainkan bisa mendengar semuanya, semua jenis musik dalam satu.

Yang menyatukan berbagai genre musik itu ada di d'Hot Music Day 2018. Dalam memperingati hari musik nasional, detikcom dan detikhot membuat acara musik dengan nama d'Hot Music Day 2018 di Kuningan City Mall - Jakarta Selatan pada Jumat (. Acara yang menampilkan lebih dari 25 musisi di Indonesia ini dibuka untuk umum dan turut mengundang para mentri juga wakil gubernur DKI Jakarta dan dihadiri pula oleh kami para Socmed Agent detikcom.

Selain menampilkan 25 Musisi dengan berbagai genre musik dari musisi muda sampai yang ngga muda lagi (ngga tega kalau nulis bangotan), d'Hot Music Day 2018 juga disiarkan secara Live Streaming seharian nonstop dari jam 10:30 am - 10:30 pm, jadi yang ngga datang ke Kuningan City Mall juga bisa Streaming di kanal detikhot di rumah masing-masing atau kalau yang kerja di hari itu juga bisa melakukan streaming selepas kerjanya sekalian nunggu kereta lewat kan dari pada benging ngga karuan. 

Hi Friday
Sebagai pembuka, hadir musisi muda yang beranggotakan empat orang yaitu Bintang, Decky, Nico dan Seno yang tergabung dalam satu grup musik bernamakan Hi Friday. Mereka menampilkan tiga lagu yang salah satunya lagu yang cukup aku kenal yaitu Teenage Dream sebuah lagu milik Katty Perry. 

Ifi Alyssa
Dilanjutkan dengan penampilan dari Ifi Alyssa, personil BLINK yang dulunya masih unyu-unyu tapi kini ia masih unyu juga sih, dengan suara merdunya serasa aku mengudara terbang mengalun, Indah. Lalu ada Angela Vero, si cantik yang jangkung dengan suara apik dan menggelegar, kemudian ada Yacob Ferdinan sebagai penutup disesi pertama karena ada break untuk melaksanakan Shalat Jumat. FYI, Yacob Ferdinan ini merupakan penyanyi yang diproduseri oleh Virza yang kini si Virza juga hadir di d'Hot Music Day 2018.

Dengarkan Dia (Ditto dan Ayudia)
Waktu break selesai, kemudian semua penonton bergegas duduk dan siap menyaksikan penampilan selanjutnya. Di sesi kedua ada "Dengarkan Dia" dengan personilnya Ditto dan Ayudia Bing Slamet dengan menampilkan lagu dengan judul "Nurlela", "Bersenyawa" dan "Teman Tapi Menikah" sebagai soundtrack Film Teman Tapi Menikah yang juga tayang beberapa hari yang lalu di Bioskop. Selanjutknya ada Arman Maulana, ia bernyanyi solo tanpa ada embel-embel Band GIGI, dengan suara yang khasnya yang asyik, penampilan Armand tetap keren diatas panggung. 

Vidi Aldiano
Hadir pula penyanyi Solo dengan suara merdunya yaitu Vidi Aldiano yang menyanyikan tiga lagu yang ditutup dengan single "Definisi Bahagia", penonton pun ikut menikmati suaranya dan tak lupa untuk ikut bernyanyi bersama. Ada pula Nadia Fathira yang menyanyikan single "Go Away" dan "Lekas Pulang" yang pernah menjadi soundtrack dari film Radio Galau. Juga ada Ardito Pramono dengan pianonya menyanyikan lagu yang sungguh mengalun merdu, meskipun aku baru mendengarnya, tapi alunan piano dan suaranya serasa menenangkan pikiran saat menjelang sore. 

Di sesi selanjutnya ada Band Badai dengan menggaet Vokalis baru, meskipun vokalisnya baru, tapi lagu yang dinyanyikan masih lagu lama dan ia berhasil menyanyikan lagunya dengan sangat apik yang membuat kamu para penonton tidak jadi kecewa. Kemudian ada Novita Dewi yang menyanyikan single terbarunya dengan genre musik EDM membuat warna penyanyi perempuan jebolan pencarian bakat ini berbeda dari sebelumnya tapi tetap keren meskipun suaranya agak centil membahana. Lalu ada Volmax yang beranggotakan lima orang, yang personilnya mantan Band Ungu dengan tambahan vokalis perempuan yang membawakan lagu dengan genre EDM pula. Dilanjut dengan penampilan dari Adrian Khalif dengan genre musik Hip-Hop.

Fade 2 Black
Ngomongin genre musik Hip-Hop jadi inget aku kecil dulu, ehh bukan tapi saat aku duduk di bangku SMP, aku sering mendengarkan genre Musik Hip-Hop dan Rap karena selain asyik didengarkan, lirik dari genre musik kek gini sungguh jauh dari cerita FTV yang mengalun akan aroma cinta. Dan kali ini Fade 2 Black hadir dengan penyambutan yang meriahmembuatku dan para penonton lainnya ikut bernyanyi juga, ngga hanya itu, suasana yang awalnya hanya mendengarkan dengan seksama, kali ini Fade 2 Black berhasil membuat penonton melambaikan tangan ke kanan dan kiri tapi bukan kek penonton alay yang di sana yah hehe. Apalagi saat single "Dia" dan Medle dari albumnya dinyanyikan membuat kami bernyanyi asik.

Setiap musisi yang tampil, ada sesi cuap-cuapnya untuk mengungkapkan setiap harapan akan musik dan hak sebagai musisi di Indonesia, ada yang berharap adanya Undang-undang musik supaya diperketat akan peredarannya supaya tidak adanya musik ilegal yang menyebar luas, juga ada yang menginginkan status "Musisi" di KTP. Intinya harapan-harapan yang diutarakan berharap Musik di Indonesia terus maju dan saling menguntungkan setiap musisi maupun para pendengarnya.

Disesi terakhir yang dilakukan pada pukul 08:00 malam, ada Nonaria yang beranggotakan tiga orang perempuan yang bukan belia lagi tapi masih unyu-unyu dengan penampilan yang mengundang tawa tapi penuh warna karena selain pempilan yang ciamik, lagu-lagu yang dibawanya pun sungguh asik dengan single "Jemuran" juga "" sungguh judul dan lirik lagu yang sederhana tapi jarang kita pikirkan.

Jeng-jeng, malam yang cukup ceria karenan Nonaria, tapi juga ngga kalah seru karena ada The Overtunes dengan tiga personil yang ketiganya bersaudara membuat para penonton khususnya perempuan jadi senyum-senyum manis dan ikut bernyanyi. Lalu ada Virza dan Mulan Jamela ikut memeriahkan panggung d'Hot Music Day.

Selanjutnya ada Geng Ojol dan Eka Gustiwana dengan menyanyikan single "Jangan di Cancel". Geng Ojol yang beranggota empat personil yang kesehariannya masih aktif sebagai driver ojol dengan suara yang ngga kalah merdu. Apalagi pak Budi Karya Hamadi (Mentri Perhubungan), Bpk Hanif Dhakiri (Mentri Tenaga Kerja) dan Bpk Ganjar yang juga ikut gabung bersama Geng Ojol.
Geng Ojol feat Eka Gustiwana

Ehh iya, Om PMS yang tidak lagi muda tapi masih semangat dalam menyanyikan setiap lagunya, meskipun aku ngga ngerti dengan lagunya karena pada zamannya aku belum lahir, mungkin masih butiran cinta antara emak dan bapakku hehe. Dilanjutkan dengan Talkback yang mengiringi Bpk Anies Baswedan dan Bpk Budi untuk menyanyikan lagu "Laskar Pelangi". Lagi, pak Anies pun menyanyikan lagu "Munajat Cinta" dengan sangat asyik sehingga para penonton ikut bernyanyi bersama. Kemudian diakhir acara ada Nav + Dea, namun sayang karena aku kudu mengejar kereta, jadi aku pulang duluan, di kereta pun ngga sempat ikut menyaksikan streaminggnya karena hape udah sekarat.

Namun dengan keseluruhan performance para musisi di d'Hot Music Day 2018 membuat hatiku dan mungkin hati teman-teman yang menyaksikan terhibur. Yups, dengan adanya acara d'Hot Music Day 2018, kita ngga bisa munafik pada satu jenis musik apalagi yang ditampilkan juga cukup keren dan enak untuk didengar.

Hari telah gelap, mataku juga kian sembap, selamat malam dan selamat Hari Musik Nasional.

#Follower