Showing posts with label Visit. Show all posts
Showing posts with label Visit. Show all posts

Sep 6, 2018

Kenalkan Budaya Pada Anak Sejak Dini Dalam Gelaran Lampung Krakatau Festival

Keindahan Indonesia kini sudah banyak dilirik dan dikenal oleh wisatawan mancanegara karena destinasi wisata di Indonesia yang cukup banyak dan beragam. 

Akupun sebagai pribumi menikmati setiap hal yang ada di Indonesia begitupun pada pagi itu di belahan Indonesia Bagian Barat lebih tepatnya di Sumatera bagian Selatan, cuaca sedang cerah, udara yang ngga dingin-dingin amat juga sinar matahari yang menyinari wilayah Bandar Lampung menjadi hangat apalagi setelah sarapan dengan nasi uduk dan tambahan balado telur bulat juga the tawar panas membuat tubuh ini cukup hangat dan berenergi untuk melihat keramaian masyarakat di kawasan Saburai (Sai Bumi Ruwa Jurai) salah satu lapangan yang menjadi tempat untuk puncak perayaan Lampung Krakatau Festival - Bandar Lampung.

Keramaian dan antusias masyarakat tidak bisa ditahan, mulai dari balita yang digendong ibunya bergantian dengan bapaknya, anak-anak, remaja, dewasa hingga manula juga sudah siap dengan aroma parfum yang bermacam-macam untuk melihat pawai budaya dari rangkaian acara Lampung Krakatau Festival yang diadakan sekali dalam setahun. Tak lupa wisatawan nasional dan mancanegara ikut menunggu menyaksikan puncak acara dalam gelaran Lampung Krakatau Festival.

Lampung Festival Krakatau di tahun ini menjadi yang ke 28 dalam perayaannya, ada tujuan pasti terus diselenggarakannya Lampung Krakatau Festival yaitu untuk menarik banyak wisatawan Nasional juga Mancanegara berkunjung ke wilayah yang ikon utamanya Gajah yaitu Lampung.

Puncak acara dalam gelaran Lampung Krakatau Festival dihadiri oleh Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, Dinas Pariwisata, Miss Indonesia, Puteri Indonesia, Jajaran pejabat, Media, Blogger, Masyarakat Bandar Lampung serta para wisatawan.

Masyarakat juga para wisatawan sudah bersiap di tempat yang disediakan di Lapangan Saburai, stand makanan yang hadir juga dikerumuni para pengunjung yang terus berdatangan.



Acara puncak pada gelaran Lampung Krakatau Festival 2018 diawali dengan alunan musik dan suara yang asik oleh tiga vokalis perempuan yang cantik. Sebagai pemanasan, kelompok marching band juga meyambut para pengunjung dengan membawakan tiga lagu hits tahun 2018 di Indonesia. Tarian daerah sebagai tarian pembuka tema papadun dengan sai batan juga tak lupa ditampilkan sebagai awalan yang membuat Lapangan Saburai menjadi ramai.

Dilanjutkan oleh sambutan dari Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang menyampaikan mengenai target wisatawan pada tahun 2018 membidik 7 juta wisatawan nusantara dan 150 ribu wisatawan mancanegara. Ia pun mengatakan bahwa kedepannya, dipastikan akan mengembangkan infrastruktur supaya destinasi wisata di Lampung bisa lebih mendunia.

Pawai budaya pun dimulai, barisan dari setiap perwakilan kecamatan di Lampung dengan pakaian adat yang menarik perhatian mata karena warna  kuning juga merah dalam paduan baju adat juga mahkota yang disimpan di atas kepala yang menjadi simbol Lampung itu sendiri. Diikuti juga oleh peserta memakai kostum yang gagah dengan paduan tapis (kain khas Lampung) yang juga menarik. 

Ada yang menjadi fokus terhadap mataku ini, mata para wisatawan juga. pada pawai budaya ini, adanya anak kecil yang juga ikut pawai dengan kostum yang keren dituntun oleh ayahnya juga sorak semangat para penonton yang berbaris panjang di pinggir jalan membuat anak kecil yang menggemaskan itu tetap semangat mengikuti pawai dengan berjalan kaki yang cukup jauh.

Sungguh antusiasme masyarakat untuk Lampung Krakatau Festival patut diacungi jempol, juga bisa menjadi contoh mayarakat lainnya, selain untuk mengenalkan budaya, seni serta destinasi Lampung kepada wisatawan juga bisa jadi ajang mengenalkan seni dan kebudayaan kepada anak sejak dini, supaya seni dan budaya ini terus berkembang serta turun-temurun hingga masa yang akan datang.

Ehh iya, pada pawai budaya sebagai puncak dalam gelaran Lampung Krakatau Festival, Gajah Way Kambas juga hadir dalam barisan pawai yang diikuti oleh peserta lainnya yang mengenakai kostum beraneka ragam dengan sentuhan Tapis berwarna-warni. Tak lupa masyarakat yang menyaksikan merasakan kesenangan dalam kemeriahan Lampung Krakatau Festival dengan berfoto ria Bersama para peserta pawai budaya.

Hmm, ada yang kiranya belum aku sampaikan mengenai Lampung Krakatau Festival ini, yaitu Gunung Krakatau. Ya, tak lengkap rasanya kalau gibahin Lampung Krakatau Festival tapi tidak mengenalkan Gunung Krakatau.
Oke, karena mungkin hari sudah malam, rasanya untuk gibahan berfaedah mengenai Gunung Krakatau aku gibahin di waktu yang akan datang.

See Yaa

Share:

Feb 11, 2018

Explore Pabrik Mitsubishi dengan Peningkatan Permintaan Xpander yang Membludak

Beberapa hari lalu aku dan teman blogger lainnya berkesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan mobil Xpander di PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia. Perusahaan berstandar global ini diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada April 2017 lalu. Bertempat di Kawasan Industri GIIC Deltamas, Cikarang - Bekasi Jawa Barat, PT MMKI mempunyai luas lahan 51 hektar dengan luas bangunan 14 hektar dengan pekerja yang mencapai 3000 orang. Pada pabrik ini, Mitsubishi memproduksi dua jenis kendaraan yaitu Pajero Sport dan Xpander.
PT. MMKI. dok. Istimewa

Proses produksi Xpander saat ini sudah menghasilkan 160 ribu unit per tahun, dan bisa meningkat sampai 240 ribu unit per tahun tanpa memperluan bangunan. Hingga saat ini sudah sampai 50 ribu pemesanan Xpander, dengan permintaan masyarakat yang membludak, Mitsubishi terus berkomitmen untuk menjaga kualitas Xpander yang akan dihadirkan kepada masyarakat.

Seperti yang dikatakan oleh Kyoya Kondo, President Direktur PT MMKI, ia mengatakan bahwa "Permintaan pasar untuk Xpander memang membludak, dengan begitu kami akan meningkatkan pula produksi Xpander dan terus menjaga kualitas hasil produksi Xpander supaya bisa menikmati mobil yang nyaman dan menjadikan Xpander sebagai mobil Idaman setiap konsumen" 

“Kami, di Mitsubishi Motors, berupaya untuk melakukan semua hal yang kami bisa agar seluruh konsumen dapat segera mengendarai Xpander baru mereka, melalui penambahan shift produksi di pabrik perakitan PT MMKI untuk mempercepat pengiriman kendaraan kepada konsumen kami.” tambah Kondo san saat Conference Press sebelum tour pabrik.

Pada sambutannya, Kondo san juga menyambut para Blogger dan Media untuk Plant Tour melihat Xpander. Ia mengatakan, "Hari ini kami memberikan keistimewaan kepada anda semua untuk melihat lebih dalam proses produksi small MPV favorit ini di pabrik kami yang canggih. Anda akan menyaksikan bagaimana Xpander diproduksi dengan menggunakan standar kualitas tinggi dan didukung dengan perlengkapan berteknologi tinggi,".

Kemudian kami dipersilahkan untuk mengikuti plant tour, melihat proses produksi Xpander secara langsung. Kami berjalan beriringan sembari melihat para karyawan yang sedang melakukan pekerjaannya. Proses produksi mobil dimulai dengan Stamping, Welding, Painting, Asembling hingga Quality Control.

STAMPING
Pada tahap ini, lempengan baja dicetak untuk menjadi komponen body yang terpisah. Komponen body ini dibagi menjadi beberapa bagian seperti bagian pintu, atap, cup dsb.

WELDING
Setelah proses Stamping, dilanjutkan dengan proses Welding, yaitu pengelasan demi menyatukan bagian bawah dengan body. Masih menggunakan robot sebagai standard dari PT MMKI, percikan api yang menyala terang membuktikan bahwa mesin las bekerja.

PAINTING
Selanjutnya dilakukan proses painting, yaitu pengecatan atau pemberian warna. Pada prosesnya, pemberian warna dilakukan dengan dicelupkan juga dengan tambahan semprot guna warna body rapi dan merata.

ASEMBLING
Dilanjutkan dengan Asembling, pada tahap ini, semua elemen kendaraan dipersatukan hingga menjadi satu kesatuan, pada proses Asembling, fungsi pekerja dibutuhkan untuk menyatukan setiap elemennya seperti karpet, kursi, mesin dan sebagainya. FYI nih, Mitsubishi juga bekerja sama dengan vendor terkenal untuk mendapatkan elemen juga fitur mobil yang menawan.

Quality Control
Belum selesai, karena ada tahap Quality Control, dimana setiap mobil yang akan keluar dan dinyatakan bisa dijual, harus melalui tahap ini, pengecekan demi pengecekan dilakukan agar konsumen bisa mendapatkan barang yang berkualitas tanpa cacat sedikitpun.

Media dan Blogger Plat Tour
Kami terus berjalan sembari melihat setiap prosesnya dan mendengarkan pemandu lapangan. Ada yang menarik dari setiap pekerja yang ada di PT MMKI yaitu sopan dan santun, dimana mereka menundukan sedikit kepala dengan didikuti senyum saat kami berjalan melewati setiap proses pembuatannya. Rasanya setiap mereka senyum, aku tersentuh, adem namun tidak berat seperti rindunya Milea ke Dilan, Ehh.

Setelah melihat proses produksinya, kami semua diantar langsung menuju sirkuit untuk melakukan test drive. Ada 3 jenis Xpander yang ditampilkan untuk dilakukan test drive, mulai dari exceed, sport dan ultimate.

Test Drive. dok. Istimewa
Saat test drive berlangsung, sungguh sangat disayangkan aku ngga bisa jadi sopirnya, karena jadi sopir itu berat, biar si abang saja hehe, eeh ga gitu karena aku belum punya sim, jadi aku duduk di belakang untuk menjadi joki si abangnya hehe.

Sebagai penumpang, aku merasakan kenikmatan yang hakiki ketika menaiki Xpander, nyaman pastinya, dengan guncangan yang minim membuatku betah dan lagi-lagi. 

Lalu kita bicara soal desain dari Xpander, desainnya Exterior yang sporty dan tangguh sepertinya cocok untuk kamu yang juga sporty, lampu depan yang gahar memberikan kesan yang mewah berbeda dari mobil sekelasnya menjadikan Xpander indah dan menawan.

Di bagian Interior, Xpander memiliki 19 kantong yang bisa digunakan untuk penyimpanan. Selain itu setir yang bisa dirubah maju mundur membuat penggunanya akan merasakan kenyamanan yang hqq. Warna karpet dinding yang tidak monoton juga adanya tiga sabuk pengaman di belakang mebuat Xpander memperhatikan keselamatan penggunanya.

dok. Istimewa
Setiap orang punya selera berbeda terhadap pemilihan type Xpander, ada yang suka Exceed, Sport juga Ultimate, perbedaan dari setiap tipenya terlihat dari flat chroom yang terdapat dibawah jendela juga dibawah lampu depan.

Sungguh Mitsubishi Xpander layak sebagai #YourNextGenerationMPV
untuk informasi selangkapnya mengenai Xpander atau kamu juga mau memesan Xpander, kamu bisa kepoin sosial medianya atau hubungi kontak yang ada di bawah:

KANTOR
Jl. Jend A. Yani, Proyek Pulo Mas
Jakarta Timur 13210
Telp: (021) 489-6108
Fax : (021) 475-0765
Email: publicrelations@mitsubishi-motors.co.id
Call Center : 0804-1-300-300

PABRIK
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI)
Kawasan GIIC Blok CH No. 01, Kota Deltamas, Desa Pasirranji, Cikarang Pusat, Kab. Bekasi
Share:

Dec 5, 2017

AQUA Lestari dan Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Gede Pangrango

Memang ini Desember, tapi bau November masih tercium karena aku ngga bisa move on dengan perjalanan akhir November lalu bersama Aqua Lestari.

Pada 29-30 November, Aqua Lestari mengajak aku dan teman blogger berkunjung ke Kampung Tabrik - Cianjur tepatnya dibawah kaki Gunung Gede Pangrango. Aku memang asli Cianjur tapi selama hidup aku baru tahu ada tempat keren macam ini. Ada apa di Kampung Tabrik?

Eitt jangan buru-buru karena dengan perlahan akan lebih seru hehe

Perjalanan yang cukup asik diawali dari Jakarta menuju jalanan yang biasanya macet tapi tidak begitu karena kami berangkat di hari kerja, ya bisa dibayangkan kalau kami bepergian di hari libur dari Jakarta ke Cianjur pasti akan bertemu Jalan Puncak yang macetnya tak tertahankan bisa 4 - 5 jam perjalanan.

Tiba di Kampung Tabrik, kami disambut dengan pertunjukan pencak silat oleh siswa SD Gekbrong, gerakan demi gerakan mereka membuatku terhipnotis ingin mengikutinya, mereka sangat lincah hingga mengingatkanku masa-masa aku SD dulu, beberapa tahun lalu yang bersikeras berlatih lalu menghapal gerakan demi gerakan untuk ujian akhir pelajaran kesenian.
Pencak Silat oleh Siswa SD Gekbrong - Cianjur

Bpk Jarot - CSR AQUA
Kemudian diskusi dimulai, diawali oleh Bapak Jarot dari CSR AQUA, ia menjelaskan awal berdirinya AQUA dimana sebelum berdirinya pabrik AQUA di Cianjur, AQUA melakukan study sehingga mendapatkan jalur resapan air yang bagus untuk pabrik. Lalu untuk melindungi dan melangsungkan aktifitas pabrik supaya airnya terus bagus dan layak minum, maka dilakukanlah konservasi untuk menjaga air yang ada di bumi pun tetap stabil. Konservasi ini tidak hanya bertujuan untuk kelangsungan produksi pabrik melainkan melalui dua sisi yaitu sisi masyarakat dan sisi pabrik.

Konservasi yang dilakukan melalui tiga cara yaitu konservasi air, penanaman pohon dan lingkungan. Dalam konservasi ini sudah 3 tahun AQUA bekerja sama dengan pihak TNGP (Taman Nasional Gede Pangrang), dimana penanaman pohon ini dilakukan di kaki gunung gede untuk menjaga resapan air.

Setelah diskusi selesai, kami diajak langsung untuk melakukan penanaman pohon di sekitar kaki Gunung Gede Pangrango. Perjalanan dari Kampung Tabrik ke tempat konservasi penanaman pohon ngga terlalu jauh tapi diperjalanan tetiba hujan pun datang, sedikit membasahi tubuh kami namun kami tetap melanjutkan perjalanan karena niat awal kami untuk menanam pohon bersama dan kelangsungan resapan air hutan karena apa yang ada di atas akan berdampak pada yang ada di bawah (dataran). Tiba di lokasi kamipun bergegas untuk menanam pohon, setiap orang mendapatkan jatah satu bibit pohon Rasamala dengan nama latin Altingia Excelsa Noronha, pohon yang nantinya akan menghijau dengan tinggi yang bisa mencapai 40-60 meter. 

Selesai menanam pohon, kami diajak ke Curug Goong. Lagi-lagi sebagai asli orang Cianjur aku baru tahu ada Curug ini, ya memang Curug ini masih cukup perawan, tidak banyak orang tahu sehingga perjalanan menuju Curug Goong pun membutuhkan tenaga dan kudu hati-hati apalagi saat itu hujan cukup deras membuat jalur ke Curug cukup licin. Saat tiba di curug, jeng jeng jeng, pemandangan indah dengan air terjun yang cukup tinggi membuat rasa lelah dan guyuran air hujan pada tubuh kami terabaikan.
(1) Perjalanan yang berliku menuju Curug Goong
(2) Curug kecil yang juga indah di sebelah Curug Goong

Curug Goong - Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Aku cukup menikmati Curug Goong ini, kamu juga kan?

Hujan terus deras dan lebih deras, sehingga kami harus meninggalkan surga tersembunyi ini.
...

AQUA Lestari mengubah konsep pertanian Kampung Tabrik

Bpk Udin - Ketua Kelompok Tani Kampung Tabrik
Selesai menikmati keindahan Curug Goong, kami kembali ke Kampung Tabrik. Sembari makan bala-bala dengan tambahan cabai rawit yang cukup pedas hasil dari pertanian Kampung Tabrik, Bapak Udin selaku Ketua Kelompok Tani Kampung Tabrik bercerita "Awalnya kami petani di Kampung Tabrik enggan beralih konsep bertani kami, dari pertanian konvensional ke ecofarming karena kami tidak paham mengenai seperti apa ecofarming sebenarnya".

"kami pun mengandalkan nasib melalui tani, jika nasib bagus maka hasil panen kami juga bagus, tapi jika nasib sedang kurang bagus yaa hasil panen pun seadanya. Namun setelah kami beralih konsep pertanian dari konvensional yang selalu mengandalkan pestisida kimia ke konsep pertanian ecofarming, kami para petani tidak lagi mengandalkan nasib melainkan hasil panen kami yang bagus malah keteteran dengan  permintaan pasar" tambah pak Udin.

Melalui Binaan CSR AQUA, pertanian di Kampung Tabrik menjadi lebih baik, masyarakat diberikan ilmu mengenai cara bertani secara ecofarming yang terus mengandalkan alam. Seperti diedukasi untuk membuat pupuk kompos, mebuat pestisida alami dari penyulingan air dari pembakaran bambu, juga pembuatan jus sayuran yang nantinya untuk nutrisi tanaman juga. Masyarakat juga diedukasi untuk membuat Green House lengkap dengan embungnya.

Green House ini dimanfaatkan untuk membudidayakan paprika, Kenapa Paprika? Karena tanaman paprika membutuhkan perlakuan khusus seperti perlindungan terhadap hama, sinar matahari dan kandungan air yang tidak berlebihan. Hasil panen paprika dipasarkan ke supermarket melalui penadah. Meskipun Green House hanya dimanfaatkan untuk Paprika, tapi bukan hanya paprika saja yang di tanam di Kawasan Pertanian Kampunh Tabrik, melainkan banyak macam sayuran seperti Tomat, Cabai, Wortel dan sayuran lainnya.

Panen Paprika di Green House - Kampung Tabrik
Kami pun mengunjungi Green House dan ikut memanen paprika, menelusuri bedeng yang masih tahap tanaman sayuran lalu disisi kanan terdapat banyak tanaman tomat yang masih berbunga dan di sisi kiri terdapat tanaman cabai yang juga masih muda tak jauh dari kedua hamparan itu nampak Green House yang terbuat dari bambu yang dinding dab atapnta dilapisi plastik. Memasuki Green House, tanaman paprika yang hijau pekat menyegarkan mata dan warna merah yang menonjol melambai-lambai memanggil kami untuk segera dipetik. 

Panen paprika dengan senang, memetik dengan hati-hati supaya tidak merusak tanamannya, satu demi satu terus kami petik. tak lupa kami pun berfoto dengan hasil paprika yang kami petik, cekrek jossss.

#AQUALestari #AQUACianjur
Share:

May 6, 2017

Serunya Main Air di Transera Waterpark yang Ngga Bikin Lupa Daratan

Akhir April lalu, kami membuat kesepakatan untuk refreshing otak setelah merasa penat dengan kerjaan dan pikiran yang sebentar lagi masuk tengah semester, yang berarti pikiran-pikiran ini perlu penyegaran supaya terus semangat dan siap menghadapi Ujian Tengah Semester yang sudah hampir di depan mata.

Awalnya bingung dengan banyak tempat referensi yang bejibun untuk menyegarkan pikiran-pikiran ini, dan tiba-tiba muncullah satu ide tempat untuk harus kami kunjungi, karena di tempat ini sepertinya aku dan kedua temanku bisa merasakan semuanya, ngga hanya satu, tapi ya, semuanya.

Dimana? Dan seperti apa?

Bekasi.

Apa, Bekasi?

Temanku awalnya berpikir, kenapa harus Bekasi? Yang panas, gersang, jauh, dan sepertinya ahh sudahlah.

Tapi setelah aku bilang Transera Waterpark, temanku langsung hinggap dari tempat duduknya dan berkata "Transera? Beneran kesitu? Itu tempat yang dari kapan tau, aku ingin kesana, tapi ga pernah jadi."

Akhirnya setelah perdebatan itu, kami memutuskan untuk bersiap seru-seruan melepas penat ke Transera Waterpark.

Apa sih Transera Waterpark itu?

Transera Waterpark yaitu tempat wisata keluarga terletak di Area Perumahan KOTA HARAPAN INDAH - BEKASI, yang mempunyai konsep "LIFE STYLE WATERPARK & THEME PARK" yang membuat pengunjung bukan hanya akan dimanjakan dengan air saja, tapi juga daratannya. Ada dua wahana yang bisa dibilang pertama di Indonesia, yaitu Crazy Cone dan Tangaloma.

Awal perjalanan kami bertiga dimulai dari Bogor, kami berangkat di pagi hari berharap bisa menikmati apa-apa yang ada di Transera Waterpark. Di perjalanan kami menuju stasiun, kami disuguhi alunan musik dari pengamen di Bogor yang membuat kami terdiam sejenak untuk menikmatinya, tidak cukup lama, karena kami harus bergegas ke Bekasi yang perjalanan kami membutuhkan dua sampai tiga jam dari Bogor dengan kereta.


Tiba di Transera, sudah ngga kuat ingin masuk kemudian membuat seluruh tubuhku basah, namun tetap aku langsung ambil posisi selfie mengabadikan dan membuktikan bahwa kami sudah benar-benar tiba di Transera Waterpark.

Yuhuuuu, buru-buru kami ke loket dengan memesan tiket yang ditandai dengan "Gelang Smart Tag".
Nah untuk teman-teman yang mau ke Transera Waterpark, pembelian tiket bisa dilakukan secara online ataupun langsung di loket, karena eh karena, pembelian tiket secara online justru bisa cukup menghemat, cocok nih buat anak kos hehe.


Harga Tiket Masuk Offline
Weekday
Rp. 85.000
Weekend
Rp. 125.000
High Sesion
Rp. 150.000

Dan untuk harga tiket online bisa di cek di Web Transera Waterpark, karena tiap bulannya suka ada promo yang beda. Perlu di ingat juga bahwa tiket masuk ini belum termasuk sewa ban, loker, juga gasebo, jadi ketika akan membeli tiket, usahakan untuk menambah deposit yang banyak pastinya supaya bisa leluasa ketika di Wahana untuk sewa ban juga gasebo nya, namun jangan khawatir, jika di Gelang Smart Tag masih ada saldo, ya tinggal refund saja ketika hendak pulang. 
Mesin tiket yang ga bakal nunggu antrian panjang

Bergegaslah, kami pun masuk dan siap mengobrak-abrik wahana yang ada di Transera Waterpark.
Sebelum basah-basahan, wahana yang kami coba yaitu Tangaloma, sensasi meluncur dan muter di atas ban yang bikin jantung berdebar, cocok untuk mengawali sebelum mencoba wahana lain.
Tangaloma
Setelah Tangaloma, lagi-lagi Ducky Dunks bisa membuat pikiran penat jadi hilang, karena tembak-tembakan dengan peluru air di atas perahu karet yang membuat emosi keseruan meningkat, cocok kalau lagi kesal, terus aja semprot sampe puas hehe.

Ducky Dunks

Belum puas rasanya kalau ke tempat seperti ini terus badan masih kering juga, kami pun langsung bergegas ke Zambezi River, untuk menyusuri sungai dan melihat wahana-wahana yang dikelilingi Zambezi River.
Masih belum basah, dan siap-siap main air tapi tetap ngga akan lupa daratan hehe



Menyusuri terowongan dengan desain dinding ala-ala...

Sembari basah-basahan, dan menyusuri wahana Zambezi River, ternyata banyak tontonan wahana yang bikin mupeng, dan akhirnya kami bergegas untuk mencoba Wahana Mosi O Tunya juga Cango Slide dan Crazy Cone yang serunya bikin pengen lagi, pengen lagi dan pengen terus, sampai akhirnya lupa bahwa masih banyak Wahana yang belum kami coba.

Wahana Mosi O Tunya & Cango Slide

Cango Slide & Crazy Cone di  atas jembatan Zambezi River
Masih dalam keseruan dan basah-basahanpun berlanjut ke Turkana Pool, berbasah-basahan dan rela menunggu air di ember penuh untuk merasakan diguyur sembari perosotan dan suit-suit si mba-mba yang lagi basah-basahan sama anaknya.
Maaf sedikit nakal, tapi tidak senakal yang kamu pikirkan kok hehe.

Turkana Pool

Belum berakhir sampai di sini, karena Golwe Pool (kolam ombak juga turut memanjakan keseruan kami di Transera Waterpark, tetap aman karena ada penjaga yang siap memantau dan siap terjun untuk membantu kamu jika tenggelam. Tapi ga seseram yang kamu bayangkan kok, namun tetap seru sebagai penghilang penat di weekend seru ini.

Golwe Pool, Wahana seru sensai ombak aprika yang menggulung dengan ketinggian 1,60 m.

Masih banyak keseruan yang kami rasakan dan tidak masuk dalam foto, yang pasti kalau kamu ke tempat ini, kehedonan kalian sudah pasti hqq lah hehe.

Dan setelah lelah merasakan berbagai wahana di Transera, kami tak lupa daratan dan tak lupa kami pun mengisi perut dengan berbagai makanan yang disediakan di food court Transera Waterpark. 
Food Court
Pikiran segar, perut kenyang dan waktunya pulang.

Tak terasa ternyata kami sudah seharian di Transera Waterpark, karena waktu sudah sore, kami pun bergegas untuk pulang ke Bogor, dan berharap kereta ke Bogor ga penuh seperti di weekday.
Sampai jumpa di lain waktu kawan, ingat kalau mumet lagi, yaaa kita refreshing lagi, bila perlu ke Transera Waterpark lagi boleh, karena main air di Transera Waterpak ga akan lupa daratan. 

Untuk kamu yang ingin tau lebih banyak mengenai Transera Waterpark, mengenai berbagai informasi ataupun promo bisa cek web Transera Waterpark juga akun sosial media berikut: 
Facebook : http://facebook.com/waterparktransera 
Instagram : @transerawaterpark.bekasi 
Twitter : @Transera_Bekasi
Share:

Jun 4, 2015

Menjelang Hari Jadi Bogor ke 533



 
Reog Ponerogo dari Budaya Bali
 
Festival Budaya Nusantara Bogor,

Bogor hari ini begitu Ceria, dari cuaca yang lumayan panas, payung yang bergantungan, berbagai kostum yang sangat menarik, beraneka macam makanan yang penuh rasa, dan berbagai budaya semuanya bisa dinikmati di hari ini di “Festival Budaya Nusantara” berlokasi di Balai Kota Bogor.

Menjelang hari jadi bogor ini ternyata bogor memang penuh warna, orang-orang pun menikmati berbagai macam keceriaan di hari ini.

Beberapa Budaya yang ada di Festival Budaya Nusantara ini, ada Budaya Sunda, Jawa, Toraja, Papua, Palembang, Aceh, Minangkabau, Borneo, Makasar, Bali, Betawi, Dayak, dan ada beberapa lagi yang saya lupa.
 
Pakaian adat Betawi


Pakaian adat pernikanan untuk Palembang
 

Banyak yang ditampilkan di festival ini, mulai dari Tarian tradisional, budaya pernikahan, makanan khas dan banyak lagi.
 

Yang menutku gila adalah makanannya, banyak makanan yang aku nikmati mulai dari Mie Aceh dan teh tarik Rujak Cingur dan Es Kelapa Muda, juga Cuhcur bersama Bajigur. Cukup kenyang, dan sebenarnya ingin merasakan semua makanan yang ada, tapi apa daya perutku tidak bisa menampung makanan sebanyak itu, aku harap di lain waktu bisa menikmati acara seperti ini lagi, lagi dan lagi.
 
Dan yang JOMBLO jangan lihat photo yang ini, nanti kamu bias ngiri :D
 
 
Dua insan yang bersatu di Budaya Toraja


Kalau yang ini dua insan yang berbeda Budaya tapi bisa bersatu dengan penuh kesenangan
 
 
 

 
Share:

Sep 8, 2012

Hiking to Gede Mountain






People coming with me to go to Gede Mountain >> (Anne, Jasper, Mr. Jack, Jessey, Mrs. Jane, Jennifer, Mrs. Susan, Mrs Vanessa, Mr. Samsul, Erin, Itta, Rosita, Budi, Rudi, Iga, Suta,)



We all start at 05am use 2 Cars from home YUM, dengan udara yang begitu menyengat dingin sehingga aku menggunakan sweter namun masih tetap terasa dingin, mobilpun melaju begitu bergegas dan semangat mesin yang begitu cerdas sehingga sampai di tempat start menuju Gunung Gede.

Dengan dua guide dari kuncennya Gunung Gede, kami semua memulai perjalanan di jam 06am. Dengan semangat kami yang terencana untuk menuju Gunung Gede, kami pun bergegas dengan rencana perjalanan kira-kira 7 jam sampai di Puncak.
Lets go. . . .
06am mulai melangkahkan kaki di anak tangga pertama dengan perasaan bahagia pasti sukses menuju puncak.
Kami berjalan dengan riang gembira sembari bercanda antar bahasa yang berbeda untuk mencoba semangat awal kami.

terus berjalan dengan mengeluarkan air minum di dalam tas karena hati ingin meminumnya dengan puas namun satu botol harus cukup untuk naik-turun lokasi.

08am we are break for first break di Pos 1 yang akan menuju Curug Cibeureum, Aku berhenti di Pos tersebut untuk menunggu para Bule yang mampir ke Curug Cibeureum. .
Setelah para bule kembali ke Pos, kemudian kami di bagi 2 tim (tim lambat dan tim cepat).


08.15am Kami pun Capcus. Awalnya Aku di tim lambat, namun lambat laun seiringnya kecepatan dan semangatku, Aku pun menambah kecepatan sehingga Aku bertemu di tim Cepat, alhasil Aku pun berada di paling depan dengan Speed hebat juga semangat yang hebat, menuju "Hot Spring",

di perjalanan, Kami saling mengungguli untuk mencapai Hot Spring, karena penasaran Sepanas apakah keadaan Air di Hot Spring??
Nah, Tiba di Hot Spring yang memang Airnya begitu panas sampe2 kalo bikin sayur sop pasti akan mateng hahaha

09am We break again, istirahat kedua di tempat Hot Spring,
dimana ada Air Panas, di situ ada Air Dingin, lah kalo di satukan dari kedua Air itu, jadilah "air hangat". Nah untuk melepas penat, kami pun ada yang berendam, cuci kaki, foto-foto dan ada juga yang makan-makan, Lengkaplah.
 









Trip selanjutnya menuju "Kandang Badak", capcus menuju Kandang Badak dengan haluanku berada di Team Cepat, Kami sebagai team yang speed nya cepat, tiba di Kandang Badak pada pkl
10.15am tiba dan yang lebih kerennya lagi, di Team cepat ada tourist dari Ausi bernama Mrs. Susan, dia sudah berumur, bisa di bilang dia Grandma nya kita-kita, tapi jiwanya anak muda banget, karena dia bisa mengalahkan teman-temannya yg memang lebih muda darinya.
Nah dengan itu aku pun harus bilang "WOW" saat itu.

Mrs. Susan patut merasa bangga karena telah mengungguli teman-temannya.

Istirahat sejenak dengan membuka pembekalan Kami dan tak lupa pula memakannya.
Sembari bercanda tawa melepas penat merasa hati begitu tentram sehingga rasa capek pun hilang.

10.45am next trip to Top of Gede Mountain, dengan target 2 jam lagi sampai,

Perjalanan yang cukup wow, dan di rute dari Kandang Badak ke Puncak Gunung Gede, begitu terjang, dengan turunan yang sedikit. Dan untuk berhasil ke puncak Kami harus melewati Jalan Setan, huh namanya aja jalan Setan, lah pasti menantang banget,
Tiba di Jalan Setan, kami dibantu mendakinya dengan seutas tali tambang yang sudah terpasang di tempat itu, bah Pendakian di tebing, yang menantang super Wow.


Jalan Setan sudah dilalui, kemudian Kamipun bergegas untuk menuju Puncak dengan jalan yang juga menanjak sampai beberapa kali Kami istirahat.
Jalan yang menanjak, berbatu dan pohon-pohon yang sunyi tanpa adanya burung-burung beterbangan.


 
 
 Dan tibalah Kami melihat Kawah dari Gunung Gede.

12.45am finish at Top of Gede Mountain, and next for Lunch and we are unforget for take image/photos at the Top,
*tapi maaf, fotonya ngga tau hilang kemana, file foto yang ada di arsip hilang semua, yang tersisa hanya segelintir saja.

01am I am pishing at Big Bottle and amazing water of pish, I can pish with 750 ml, . Wow its amazing. Mungkin karena di perjalanan, Aku banyak minum. Lah tak apalah yang penting Aku ngga kencing di celana.

02pm Kami berangkat pulang dengan perjalanan yang menurun, dan harapan dengan waktu cepat bisa tiba di rumah.

Terus berjalan dengan bangga telah mendaki dan sekarang menuruni, uh begitu Wow, canda dan tawa terrealisasikan untuk berbangga telah bisa pulang.
Terus menuruni dengan hati-hati dan... kata "Ayam" terucap oleh teman kami bernama "Jasper dari Ausi", dengan suara yang pelan tapi menarik sekali, dengan itu Kami memutuskan kata "AYAM" ada di lidah kami jikalau Kami merasa Shock, tiba-tiba jatuh atau sedikit terpeleset.

Perjalanan dilanjutkan, dengan kata "AYAM" yang selalu terdengar oleh telingaku.

Matahari mulai hilang, kamipun tiba dan berhenti di kantor pemasaran.
YEAH Kami berhasil menuruni Gunung dan tiba pada pkl 06.20pm. Dengan total perjalanan 13 jam 11 menit
 

Lah pulanglah Sudah,
Perjalanan yang melelahkan juga menyenangkan.


Ditulis dengan rasa senang di atas kasur yang berantakan
Cipanas, 13 Juni 2012
 


Share: