Kenalkan Budaya Pada Anak Sejak Dini Dalam Gelaran Lampung Krakatau Festival

Keindahan Indonesia kini sudah banyak dilirik dan dikenal oleh wisatawan mancanegara karena destinasi wisata di Indonesia yang cukup banyak dan beragam. 

Akupun sebagai pribumi menikmati setiap hal yang ada di Indonesia begitupun pada pagi itu di belahan Indonesia Bagian Barat lebih tepatnya di Sumatera bagian Selatan, cuaca sedang cerah, udara yang ngga dingin-dingin amat juga sinar matahari yang menyinari wilayah Bandar Lampung menjadi hangat apalagi setelah sarapan dengan nasi uduk dan tambahan balado telur bulat juga the tawar panas membuat tubuh ini cukup hangat dan berenergi untuk melihat keramaian masyarakat di kawasan Saburai (Sai Bumi Ruwa Jurai) salah satu lapangan yang menjadi tempat untuk puncak perayaan Lampung Krakatau Festival - Bandar Lampung.

Keramaian dan antusias masyarakat tidak bisa ditahan, mulai dari balita yang digendong ibunya bergantian dengan bapaknya, anak-anak, remaja, dewasa hingga manula juga sudah siap dengan aroma parfum yang bermacam-macam untuk melihat pawai budaya dari rangkaian acara Lampung Krakatau Festival yang diadakan sekali dalam setahun. Tak lupa wisatawan nasional dan mancanegara ikut menunggu menyaksikan puncak acara dalam gelaran Lampung Krakatau Festival.

Lampung Festival Krakatau di tahun ini menjadi yang ke 28 dalam perayaannya, ada tujuan pasti terus diselenggarakannya Lampung Krakatau Festival yaitu untuk menarik banyak wisatawan Nasional juga Mancanegara berkunjung ke wilayah yang ikon utamanya Gajah yaitu Lampung.

Puncak acara dalam gelaran Lampung Krakatau Festival dihadiri oleh Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, Dinas Pariwisata, Miss Indonesia, Puteri Indonesia, Jajaran pejabat, Media, Blogger, Masyarakat Bandar Lampung serta para wisatawan.

Masyarakat juga para wisatawan sudah bersiap di tempat yang disediakan di Lapangan Saburai, stand makanan yang hadir juga dikerumuni para pengunjung yang terus berdatangan.



Acara puncak pada gelaran Lampung Krakatau Festival 2018 diawali dengan alunan musik dan suara yang asik oleh tiga vokalis perempuan yang cantik. Sebagai pemanasan, kelompok marching band juga meyambut para pengunjung dengan membawakan tiga lagu hits tahun 2018 di Indonesia. Tarian daerah sebagai tarian pembuka tema papadun dengan sai batan juga tak lupa ditampilkan sebagai awalan yang membuat Lapangan Saburai menjadi ramai.

Dilanjutkan oleh sambutan dari Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang menyampaikan mengenai target wisatawan pada tahun 2018 membidik 7 juta wisatawan nusantara dan 150 ribu wisatawan mancanegara. Ia pun mengatakan bahwa kedepannya, dipastikan akan mengembangkan infrastruktur supaya destinasi wisata di Lampung bisa lebih mendunia.

Pawai budaya pun dimulai, barisan dari setiap perwakilan kecamatan di Lampung dengan pakaian adat yang menarik perhatian mata karena warna  kuning juga merah dalam paduan baju adat juga mahkota yang disimpan di atas kepala yang menjadi simbol Lampung itu sendiri. Diikuti juga oleh peserta memakai kostum yang gagah dengan paduan tapis (kain khas Lampung) yang juga menarik. 

Ada yang menjadi fokus terhadap mataku ini, mata para wisatawan juga. pada pawai budaya ini, adanya anak kecil yang juga ikut pawai dengan kostum yang keren dituntun oleh ayahnya juga sorak semangat para penonton yang berbaris panjang di pinggir jalan membuat anak kecil yang menggemaskan itu tetap semangat mengikuti pawai dengan berjalan kaki yang cukup jauh.

Sungguh antusiasme masyarakat untuk Lampung Krakatau Festival patut diacungi jempol, juga bisa menjadi contoh mayarakat lainnya, selain untuk mengenalkan budaya, seni serta destinasi Lampung kepada wisatawan juga bisa jadi ajang mengenalkan seni dan kebudayaan kepada anak sejak dini, supaya seni dan budaya ini terus berkembang serta turun-temurun hingga masa yang akan datang.

Ehh iya, pada pawai budaya sebagai puncak dalam gelaran Lampung Krakatau Festival, Gajah Way Kambas juga hadir dalam barisan pawai yang diikuti oleh peserta lainnya yang mengenakai kostum beraneka ragam dengan sentuhan Tapis berwarna-warni. Tak lupa masyarakat yang menyaksikan merasakan kesenangan dalam kemeriahan Lampung Krakatau Festival dengan berfoto ria Bersama para peserta pawai budaya.

Hmm, ada yang kiranya belum aku sampaikan mengenai Lampung Krakatau Festival ini, yaitu Gunung Krakatau. Ya, tak lengkap rasanya kalau gibahin Lampung Krakatau Festival tapi tidak mengenalkan Gunung Krakatau.
Oke, karena mungkin hari sudah malam, rasanya untuk gibahan berfaedah mengenai Gunung Krakatau aku gibahin di waktu yang akan datang.

See Yaa

4 comments:

  1. Hihihi, gemesnyaaa sama anak kecil yang pakai baju karnaval itu :)

    ReplyDelete
  2. festival seperti ini memang keren ya

    ReplyDelete
  3. Festival-festival begini emang bikin menarik para wisatawan ya, belum pernah ke Lampung nih pasti seru kalau bisa nonton langsung

    ReplyDelete
  4. Anak anak harus mengenal budaya kita, sebelum tercemar dengan budaya luar

    ReplyDelete

Powered by Blogger.