Bercerita untuk Semangat yang Berbeda

May 18, 2015

(Katanya) Surat Cinta Untuk WeBe

with 20 comments
Katanya di suruh bikin surat untuk WeBe yang udah ada umurnya.
Ini bukan surat lamaran, atau surat kudeta, tapi ini surat cinta untuk WeBe yang katanya cinta juga sama Gue,
Tapi Gue kebingungan karena belum pernah nulis surat cinta, soalnya selama ini Gue SMS, Chat atau semacamnya klo mau nyatain cinta, ceileeeeeh
 
*maaf sebelumnya Gue mau curcol dulu*
*yaa silahkan*
 
Pertama nyungseb ke Warung terjadi pada tanggal 13 Mei 2012 karena di waktu itu akunnya @warunkblogger yang sekarang @warung_blogger mention Gue untuk mengisi data blog yg ada di Spreedsheet  #WeBe , dan di kala itu Gue di panggil "Si Ganteng". Gue harap yang ngadmin twitternya Warung dulu cewe, tapi kayaknya Gue hanya mimpi 555 (dibaca "hahaha").
Ketika #WeBe mengharuskan Gue tambah data di DocsGoogle

Ketika di panggil "si ganteng" oleh #WeBe, akun twitter dan blog masih yang dulu
 
 
 
Di waktu itu, Gue baru punya temen blogger yang nama akun twitternya @mochromdhonie, @setiaonebudhi, @widhie_ndutty, @genksukasuka dan @SobatBercahaya. Sayangnya dulu Gue ngga terlalu akrab sama mereka semua, Gue akrabnya justru sama akunnya @Warung_BLogger.
 
Gue ngeblog sebenarnya hanya untuk iseng-isengan saja, sekedar membuat arsip cerita untuk nanti jika Gue menua (bertambah tua), dengan prinsip itu maka Gue malas-malasan untuk aktif di Blog juga komunitasnya karena jarang ada cerita yang menarik yang pas untuk masuk ke Blog, tapi ngga malas kalo mention akunnya @Warung_Blogger terus di RT dan dapet hadiah hehehe.
 
Ketika ikut kuis dan jadi pemenang
 
 
Dan ngga terasa di tanggal 25 Mei 2015, dengan akun sekarang @Warung_Blogger sudah injek tahun ke 4, yang artinya Gue sudah 3 tahun injek-injekan bareng Warung, tapi Gue ngerasa ngga tau banyak hal mengenai Warung, karena Gue baru mulai mengenal kehangatan Warung saat Gue ada panggilan dengan tidak sengaja harus hadir di kopdarnya @JalanPendaki pada tanggal 18 Oktober 2014 di Code Margonda, dan itu adalah kopdar pertama bersama orang yang ngga Gue kenal.
*soalnya Gue selalu hati-hati untuk ketemu orang baru*
 
Di saat itu yang hadir di kopdarnya JaPen kayaknya hanya bertiga dari #WeBe yaitu Gue, Kang Baha dan Nurri (@Ranurri), dan Gue ngga tau apa-apa, ngga tau apa yang harus dilakukan, karena di saat itu pula Gue baru mengenal yang namanya Kopdar Komunitas. Setelah kopdar itu, Gue kembali ke twitter dan masih vakum juga untuk ngeblog. 4 atau mungkin 5 bulan kemudian, Gue diundang dan dipaksa oleh Nuri untuk gabung di grup Whatsapp #PojokWB. Awalnya risih ketika masuk grup Whatsapp di minggu pertama karena terlalu rame, dan yang pasti Gue di cuekin juga, tapi karena kerisihan itu, Gue pun mulai bersuara di grup yang akhirnya Gue mulai ikut pertemuan-pertemuan bersama Warga #WeBe.
 
Seiring berjalannya waktu, Gue mulai dipertemukan @UniDzalika, @KokoGiovani, Denis, mia dan @Prtiwiyuliana sampai tanggal 22 Mei 2015, dan di Syukurannya Warung Blogger pada 25 Mei 2015, Warung mempertemukan banyak warganya, hingga akhirnya Gue betah sama #WeBe meski sampai saat ini postingan di blog masih ngga jelas.
 
*maaf cerita nya ngga jelas, mungkin kamu ngga ngerti apa yang Gue ceritakan, kalaupun ngerti mungkin itu dipaksa untuk ngerti*
 
Oke langsung ke surat cinta nya,
Tapi Gue masih bingung surat cinta itu kayak gimana,
Kaya begini saja lah.
 
Kepada yth
WeBe yang disana
 
I Love You WeBe, maukah kamu jadi pendamping hidupku?
Gue rasa WeBe mau-mau saja, ya udah muach buat WeBe, muach…muach…muach.
 
Love
 
Cinta yang disini
 
Masa gitu surat cintanya, aghhh, ya sudah lah, karena Gue ngga piawai nulis surat cinta, jadi buat WeBe, Gue makasih banyak telah menemani di hari-hari Gue, hari yang kelam, hari yang senang, apapun harinya WeBe selalu menemani, makasih WeBe,
 
Di ulang tahun WeBe ini, Gue punya harapan supaya WeBe nambah pinter, dilancarkan urusannya, makin jaya dan makin merangkul kita warga nya. Tapi warganya juga harus saling rangkul, supaya hangatnya lebih kerasa :D
 
Udah ah gitu doang,
 
Makasih WeBe

 
 
Gue tulis surat ini di kosan yang berantakan dan perut masih kekenyangan
Bogor, 17 Mei 2015
 


May 3, 2015

Siap Jadi Anak Kostan? Ini Lho, 3 Tips yang Harus Dipersiapkan

with 5 comments

Cuaca Bogor kali ini cukup cerah dan panas, untuk yang disana yang sudah selesai UN jangan senang dulu, karena perjuangan hidup Kamu belum berakhir sampai disitu.

Ngga lama lagi Kamu akan punya gelar baru sebagai mahasiswa dan "anak kos". Hidup sebagai anak kos sudah pasti jauh berbeda dengan mereka yang tinggal bersama orang tuanya, segalanya harus mandiri, mulai dari tidur, cuci baju, dan yang perlu di perhatikan bahwa Kamu pasti makan sendiri juga.

*kemudian nyanyi*

Masak… masak sendiri

Makan… makan sendiri

Cuci baju sendiri, Tidurku sendiri

 
Sebagai anak kos, Kamu harus belajar untuk mengatur segala halnya sendiri, mulai dari mengatur bagaimana makan, belajar, jam tidur juga menjalin hubungan Kamu sama orang-orang baru supaya Kamu bisa hidup nyaman.

Jangan samakan kehidupan mahasiswa yang sebenarnya dengan yang ada di film-film FTV, karena menjadi mahasiswa di kehidupan nyata tidak seindah yang di FTV.

Anak kos sudah dikenal dengan kekurangan pangan dan anak kos pasti sudah biasa dengan Mie Instan, apalagi pas tanggal tua, terus pas masak Mie Instan Goreng ketika di tiriskan, #ehh Mie nya malah loss bukan ke mangkuk, tapi ke Wastafel,

*langsung garuk-garuk kepala terus bilang "Kadang disitu saya merasa sedih"*

Dengan muka yang memelas kemudian berdoa kepada Tuhan "Yaa Tuhan, mudah-mudahan ngga ada teman kost yang lihat". Terus tuh Mie yang ada di wastafel langsung di pungut kembali,

Kamu siap jadi anak Kostan? Tips ini bisa membantu hidupmu untuk mempersiapkannya.

Cekidot

Pertama, Mengatur Keuangan

Sebelum di atur, acak-acaklah dulu uang yang ada di tanganmu, terus bagi-bagi sama Gue #ehh.
Mengatur keuangan sebagai anak kos sangat penting sekali, jangan sampai uangmu habis di pertengahan bulan, terus Kamu mati kelaparan karena ngga ada uang untuk beli makan,
 
*cup-cup kacian*

Masalah keuangan adalah hal yang sangat fatal bagi anak kostan, maka dari itu buatlah perencanaan keuangan selama sebulan, jangan lupa untuk memprioritaskan hal yang sangat penting. Membuat perencanaan ini supaya Kamu bisa hidup nyaman dan aman sampai akhir bulan, atau kalau ada lebih untuk bulan selanjutnya, lebihnya kasih Gue ya hehe.

Kedua, Memilih Lokasi Kostan
 
Pilihlah lokasi kostan yang tidak terlalu jauh dari kampus untuk mengurangi pengeluaran biaya. Kostan yang dekat dengan kampus bisa jadi alternatif kalo Kamu bosen di kelas, jadi bisa kabur #ehh.

Dengan kostan yang dekat dengan kampus, Kamu tidak perlu naik kendaraan, hanya perlu jalan kaki bila perlu ngesot. Dan hal ini bisa jadi alternatif olahraga untuk menjaga kesehatanmu.

Selain pemilihan kostan yang dekat, perlu diperhatikan juga lingkungan kostan nya juga, supaya Kamu benar-benar nyaman ketika hinggap di kostan.

Ketiga, Mengatur Pola Makan
 
Ini adalah hal yang sangat penting, jangan sampai Kamu kelaparan atau sakit kemudian mati gara-gara makan yang tidak-tidak. Untuk makan jangan sampai mengasihi diri sendiri hanya karena budget kecil untuk makan, terus Kamu tiap hari makan mie instan, menurut Gue jangan seperti itu.

Buatlah dirimu sehat sebagai anak kostan dengan makan yang sehat pula, makan sayuran juga perlu terus kalaupun ada dana lebih, bisa tuh makan buah hehe.

Untuk hal ini sebenarnya mudah juga, kalau pelru Kamu bisa belajar untuk masak sendiri supaya dana yang dikeluarkan ngga membludak, karena dengan Kamu masak sendiri Kamu akan merasakan kenikmatan yang tak terduga, mulai dari enaknya makanan buatan sendiri terus Kamu bisa bereksperimen dengan masakan yang Kamu buat.'


Itulah tips dari keponakannya Leonardo DiCaprio hehe

 

Dikosan yang kalau lihat keluar ternyata berawan dan kalau ke jakarta lagi seru-serunya demo buruh.
Jumat, 1 Mei 2015 15:35 PM

#Follower