Bercerita untuk Semangat yang Berbeda

Mar 20, 2012

SOTOJI, Soto Jamur Instan, Inovasi Terbaru mengumbar Imajinasi

with 3 comments


 17 Maret 2012 adalah sebuah hari dimana sebuah hal  yang di tunggu-tunggu datang pada Gue, dan ini adalah pertama kalinya Gue mendapatkan paket dari DEPOK, yang mana dari SOTOJI dan deBlogger berbaik hati mengirimkan sampel Sotoji yang baru. Horeeeeeeee,,, wah, pas datang ntuh Paket, kemudian Gue langsung berimajinasi gimana rasanya yang kata orang enak banget,,
Segera Gue buka paket yang terbungkus kertas Cokelat, dan ternyata berisi tiga bungkus SOTOJI, Soto Jamur Instan. Dan langsung Gue masak dalam wajan yang berisi Air bening.,

SOTOJI sebuah soto jamur dengan kemasan cepat saji, Sotoji merupakan suatu produk Inovasi yang memang ngga ribet untuk di konsumsi, biasanya kalo buat soto itu ribet banget, tapi soto yang satu ini ngga ribet deh untuk di konsumsi, tinggal seduh dan dapat langsung di santap SRUPURTTTTTT hehe.

Soto ini hampir sama dengan SOUN, yang membedakan adalah Jamur yang kenyal yang ketika mengkonsumsinya Gue dapat berimajinasi, rasa yang nikmat dengan jamur yang kenyal dan bumbu yang amazing mantapnya, sampe-sampe setiap hari pengennya menyantap soto yang satu ini yaitu SOTOJI.

Meskipun Tampilannya ngga begitu wah banget

Awalnya gue menyangka bahwa ketika menaburkan bahan yang  coklat dan garing itu Bawang Goreng, tapi setelah gue santap, ugh,,teksturnya kenyal-kenyal ngga karuan, dan ketika di kunyah, eh ternyata itu jamur, hahaha,,, jebakan yang menguntungkan karena gue emang suka sayur yang satu ini >>> JAMUR.

SOTOJI sangat beda dengan soto-soto yang biasa kita kenal dan jangan sampai disamakan dengan SOUN yang hanya karena ada bihunnya, ini SOTOJI,  lo harus tau bahwa yang Gue obrolkan itu adalah SOTOJI, lo tau kan ini SOTOJI, kalo SOUN itu singkatan dari Bakso dan Bihun, memang sih ada bihunnya tapi anehnya ngga ada Baksonya,, PEMBOHONGAN  dan lo semua harus tau Produk yang satu ini>>> SOTOJI, singkatan dari Soto Jamur Instan, yang memang rasanya mirip banget Soto, juga dengan Kekenyalan taburan Jamurnya hehehe…

Suapan selanjutnya Gue coba coba untuk berimajinasi lagi, untuk merasakan rasa dari Sotoji ini. yang terasa di lidah Gue adalah kuah yang begitu lezat dengan rasa soto yang begitu kental, dan Sohun yang lembut di lidah. Sangat berbeda rasanya dengan SOHUn2 yang ada di warung sebelah Gue,, ditambah lagi dengan Jamur Tiram yang begitu gurih dan empuk serta Kekenyalannya. Ternyata apa yang Gue pikirkan sekarang terbukti. Namun sejenak Gue terdiam, Gue masih kurang yakin dengan apa yang dirasakan, karena lidah setiap orang berbeda kemudian Gue suruh adik Gue untuk mencoba menyantapnya dan ini adalah santapan terakhir heheh,, adek Gue juga merasakan hal yang sama yaitu kelezatnya yang minta ampun, sampe-sampe bungkusan yang kedua di masak lagi,,,

Terbukti,
 Sotoji cocok untuk semua lidah, karena ketika di bungkusan kedua yang di masak, Mama dan Papa Gue juga ikut ngumpul untuk mencobanya,
Harapan Gue semoga Sotoji dapat berpacu untuk segera terbit di daerah CIPANAS_PUNCAK CIANJUR dan diterima oleh masyarakat karena kualitas rasa yang tidak hanya enak, tapi juga bergizi tinggi serta dengan kemasannya menarik.
Semoga SOTOJI sukses dan ditunggu kehadirannya di daerah CIPANAS_PUNCAK_CIANJUR.
Terima kasih.

Thanks

Mar 14, 2012

Training Educator

with 2 comments

#TrainingEducator

Hmm, Bisa dibilang saya pernah tinggal di sebuah Panti yang bernama Desa Anak-Anak, dan di panti itu saya diajarkan untuk mengajar atau membimbing anak-anak di bawah umur saya, dan setelah saya keluar dari Panti tersebut, saya dipilih sebagai #PeerEducator yang bisa dibilang sebagai pembimbing atau pengajar sebaya atau bisa disebut juga TUTOR di Desa Anak-anak yaitu sebuah Panti Asuhan cabang dari Yayasan Usaha Mulia. Pelajaran yang pernah saya ajarkan, seperti pelajaran Eksak khususnya Matematika, namun yang saya ajarkan pada anak-anak Panti adalah pelajaran yang telah di ajarkan di sekolah dan di ajarkan kembali oleh saya. Tujuannya untuk mempertajam materi yang telah di ajarkan di sekolah, dan apabila si anak tidak mengerti, maka saya berhak untuk menjelaskan kembali.

Dan kemudian Yayasan Usaha Mulia membuat tempat kursus dan bekerja sama dengan VTC (Vocational Training Center), yang tujuannya untuk anak-anak di Luar panti maupun dalam Panti, dan untuk Kelas Komputer membutuhkan Pengajar yang Khususnya untuk SD dan SMP, dan kebetulan pimpinan di Yayasan Usaha Mulia mengetahui bahwa ada yang bisa untuk mengajarkan Komputer salah satunya saya sendiri, dengan itu saya dipilih sebagai Tutor/Leader/Pengajar Kelas Komputer di VTC (Vocational Training Center). Sebelum saya mengajarkan kepada anak-anak yang mengikuti kelas computer, saya berhak untuk mengikuti Training/Pelatihan terlebih dahulu dengan tujuan supaya mampu membimbing dengan baik, dan saya namakan Pelatihan ini #TrainingEducator.

#TrainingEducator merupakan suatu pelatihan menjadi Leader atau Tutor yang nantinya akan membimbing atau mengajarkan anak-anak yang di bawah usia kita supaya mempunyai skill yang lebih. Dan saya sebagai anak muda berumur 17 tahun yang masih duduk di bangku kelas 3 SMK, dipilih oleh Pimpinan Panti Asuhan Desa Anak-anak Yayasan Usaha Mulia untuk mencoba sekaligus menjadi seorang Leader untuk anak-anak di Panti Asuhan tersebut. 

Ketika saya dipilih untuk menjadi seorang Leader, saya merasa ragu dengan kemampuan yang saya miliki, meskipun kemampuan saya dalam ilmu Komputer di nilai baik, namun hal ini tidak menjadi masalah, karena sebelum saya benar-benar menjadi Leader, saya dilatih terlebih dahulu untuk mempunyai skill sebagai Leader.

Peserta #TrainingEducator yang dipilih hanya 4 orang, salah-satunya saya sendiri, dalam #TrainingEducator ini, saya (Rudi Apriadi 17) bersama teman saya (Eri NurFoziyah 17) dipercaya untuk menjadi Leader anak-anak SMP karena mungkin Kami mampu untuk membimbing anak SMP, dan dua orang lagi (Itta Ariesta 15) dan (JokoSiswanto 16) dipercaya sebagai Leader untuk anak-anak SD.

Di tahun 2012 ini saya memang sangat sibuk dengan apa yang harus saya sibukkan yaitu mempersiapkan UAN 2012, tapi semangat saya untuk membimbing anak-anak panti tidak surut, dan dengan itu saya tetap sebagai pengajar juga sebagai pelajar. Memang benar bahwa Hak dan Kewajiban sebagai murid/pelajar adalah belajar, namun apabila punya kehlian yang lebih, ngga salahnya juga untuk mencoba share/mengajar/membimbing yang belum bisa,,,

#Follower